Sukses

Mobil Terendam Banjir, Kaca Film Wajib Diganti?

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, tidak hanya merendam rumah atau tempat tinggal saja. Banyak motor ataupun mobil yang menjadi korban, dan butuh biaya yang tidak sedikit untuk membersihkan dan memperbaiki kendaraan tersebut.

Banyak komponen yang bisa rusak karena terendam banjir, lalu bagaimana dengan kaca film di mobil yang terdampak banjir?

Dijelaskan Andy Hartono, GM Sales and Marketing PT Global Auto International (GAI), agen pemegang merek kaca film ICE-u faktor yang menyebabkan kaca film rusak, biasanya terkena goresan benda tajam.

"Kaca film rusak itu karena goresan benda tajam, selain itu tidak ada, baik terendam banjir sekalipun," jelas Andy saat berbincang dengan Liputan6.com, saat pembukaan Training Center dan Workshop di Cakung, Jakarta Utara, Selasa (7/1/2020).

Lanjut Andy, memang kalau terendam dalam waktu yang lama, bisa ada kemungkinan rusak. Pasalnya, kaca film tergantung dengan penggunaan lemnya, baik atau buruk.

"Kalau waktu berapa lamanya, saya tidak bisa bilang berapa. Tapi, kalau di kita, lemnya cukup kuat kok," tambahnya.

Sementara itu, saat mobil terendam banjir hingga kaca film, perawatannya cukup dibersihkan saja. Kalau lem kaca film masih kuat, tidak perlu diganti dan bisa digunakan seperti biasa.

2 dari 3 halaman

Musim Hujan, Cegah Kerusakan Mobil dengan Coating Interior

Intensitas hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya masih berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir. Jika sudah begitu, pemilik mobil wajib mempersiapkan kendaraannya agar tak mengalami masalah akibat mobil terdampak banjir.

Salah satu cara yang bisa dilakukan, adalah dengan coating eksterior dan interior. Paket perlindungan tersebut, ditawarkan oleh PT Global Auto International (GAI) sebagai distributor tunggal system X Ceramic Protection di Indonesia.

"Kita ada produk untuk coating interior. Jadi, air tidak akan menempel jika sudah di-coating, seperti di daun talas," jelas Andi Setiawan, Presiden Direktur PT GAI, saat pembukaan Training Center dan Workshop di Cakung, Jakarya Utara, Selasa (7/1/2020).

Coating interior ini bukan berarti mobil anti banjir, karena jika mobil sudah terendam air, ya pasti terendam. Hanya saja, saat dipindahkan air tidak menyerap ke bahan jok atau yang ada di kabin.

"Selain itu, pembersihannya juga mudah karen air tidak menyerap ke bahan jok atau yang ada di kabin. Coating ini juga bisa dipasang di bahan apa saja, bahkan di sepatu juga bisa di-coating," tegasnya.

Sementara itu, berbicara harga, coating interior ini masih menjadi satu paket dengan coating eksterior dan pembersihan mesin dengan banderol mulai dari Rp8 juta sampai Rp22 juta.

"Pengerjaannya interior itu setengah hari, sedangkan eksterior bisa sampai tiga hari," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading