Sukses

Teknologi Kawasaki Ninja Listrik Dipatenkan

Liputan6.com, Jakarta - Produsen otomotif asal Jepang, Kawasaki secara resmi mengajukan hak paten untuk sepeda motor listrik berbasis Ninja. Menggunakan baterai yang bisa ditukar, gambar tersebut mengungkapkan pengaturan sistem pada kendaraan untuk menjadi hak paten.

Seperti dilansir Motorbeam, Kamis (18/4/2019), frame tubular terlihat pada motor listrik tersebut. Tak hanya itu, terdapat juga sisi rangka yang dapat dilepas sehingga akses ke kompartemen baterai akan lebih mudah.

Selain itu, Honda, Yamaha, Kawasaki dan Suzuki telah bekerjasama untuk mengembangkan teknologi baterai yang dapat ditukar dan standar pengisian untuk sepeda motor listrik.

Hal itu menunjukan arah perkembangan kendaraan listrik roda dua dari keempat perusahaan raksasa Jepang tersebut.

Baterai yang dapat dilepas dan ditukar diklaim sangat penting untuk kendaraan listrik, karena waktu pengisian yang dibutuhkan untuk mengisi penuh daya cukup lama.

 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Solusi ini juga memungkinkan orang untuk melakukan tur jarak jauh dengan hanya menukar baterai.

Sistem baterai swappable baru Kawasaki terlihat seperti baterai sepeda motor listrik pada umumnya. Perusahaan geng ijo tersebut tampaknya juga telah mengembangkan rak baterai.

Masih sangat baru, gambar paten tersebut kemungkinan masih harus menunggu sebelum benar-benar diluncurkan.

3 dari 3 halaman

Kepincut Kawasaki Ninja 250SL, Intip 5 Kelebihannya

Tampilan Ninja 250SL baru saja disegarkan oleh Kawasaki Motor Indonesia (KMI) beberapa waktu lalu. Statusnya bukan generasi baru, namun hanya perubahan pada grafis dan cat. 

Bagi Anda yang ingin meminang motor ini, sedikitnya ada lima fakta menarik yang patut diketahui. Berikut daftarnya seperti dilansir Oto.com.

Harga

Banderol yang ditawarkan untuk semua Kawasaki Ninja 250SL, Rp 37,9 juta. Betul masih harga promo dan besaran naik Rp 1 juta dari model 2018. Angka ini sebetulnya jauh lebih menggiurkan dari motor 150 cc lain. Misal Honda yang melego CBR 150 R ABS Repsol Rp 38,75 juta. Sementara pabrikan lain, Yamaha Indonesia menjual R15 Movistar Rp 36,36 juta. Dengan kubikasi lebih besar, harga yang dilabelkan pada Ninja 250SL tak melewati batas psikologis. Ini bisa menjadi pilihan menarik di kelas 250 cc.

Mesin 250 Cc

Andai Anda punya dana yang tak banyak, namun ingin sekali memiliki motor 250 cc, Ninja jadi pilihan pas. Walau mesin hanya memiliki silinder tunggal, toh masih sangat bisa diandalkan. Dari pembakaran jantung pacu, tersembur tenaga 27,6 Tk pada 9,700 rpm. Torsi maksimalnya mencapai 22,6 Nm pada 8,200 rpm. Engine DOHC 4 katup ini, punya diameter langkah 72.0 x 61.2 mm dan kompresi 11,3:1. Dengan transmisi manual 6-speed, cukup untuk diajak melesat kencang.

Handling

Ninja 250SL punya handling yang sedikit lebih lincah dari saudaranya. Maklum saja, bobot bodi hanya 151 kg. Ditambah posisi setang yang agak tinggi. Saat Anda menaiki motor, rasanya tak terlalu banyak membungkuk. Posisi santai masih bisa didapat untuk pengendaraan yang jauh. Bodinya pun sangat kompak dengan ukuran 1,935 mm x 685 mm x 1,075 mm. Motor masih sanggup mengakomodasi dan memasuki celah jalan yang macet. Setidaknya masih nyaman sebagai motor harian.

Selengkapnya baca di sini

Loading
Artikel Selanjutnya
Mengenang Perjalanan Kawasaki Ninja 250 di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Resmi Diperkenalkan, Seberapa Hebat Motor Listrik Evoke?