Sukses

Mobil Kustom Ini Membuat Ketua DPR RI Terpincut Ingin Memilikinya

Liputan6.com, Jakarta Gelaran Indonesia Modification Expo 2018 yang menampilkan sejumlah mobil modifikasi dan kustom rupanya membuat Ketua Umum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Bambang Soesatyo kepincut salah satu mobil peserta.

Ya, di pameran yang berlangsung di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, 17-18 November 2018, pria yang dikenal dengan sebutan Bamsoet itu kepincut Replika Ford lansiran 1932 bergaya Hot Rod.

 

“Karena mobil saya dulu begini. Saya dulu punya Fiat, kalau yang ini kan Ford full, modifikasi,” ujar Bamsoet saat mengunjungi IMX 2018.

Bamsoet memang dikenal sebagai salah satu pejabat di Indonesia yang memiliki hobil koleksi mobil mewah.

 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 2016, dirinya memiliki beberapa mobil mulai dari Hummer H2, Toyota Vellfire, Land Rover, Bentley Mulsanne, Jeep Rubicon, Porsche Cayenne, Ferrari California, Toyota Fortuner, Mercedes Benz 400, Rolls Royce Phantom, hingga Tesla Model S.

Adapun mobil replika Ford yang dilirik Bamsoet ini adalah buah karya sang builder dari Gearhead Monkey Garage, yaitu Iman Afif Kusumo.

 

2 dari 2 halaman

Kata Builder

Iman membenarkan bahwa Bamsoet menginginkan Ford 1932 bergaya Hot Rod. Kata Iman, Bamsoet ingin membawa mobil tersebut langsung ke tempatnya.

“Saya bilang ya dulu, namanya juga kan bapak yang terhormat. Intinya sih saya ingin bertemu terlebih dahulu (dengan Bamsoet),” ungkap Iman kepada Liputan6.com.

Iman mengatakan, untuk membeli mobil racikannya itu diperlukan komunikasi lebih jauh. Sebab, kata Iman, mobil dengan kelir silver itu bukanlah model terbaru, melainkan mobil lawas yang sudah direstorasi.

 

“Maka bukan berarti langsung enak dikendarai. Kalau saya menjual ini kan bukan seperti menjual mobil kijang atau mobil masal. Jadi pembicaraanya itu baru sebatas mau dan tertarik. Jadi saya jawab ia dan nanti main ke tempat bapak lebih dahulu,” kata Iman.

Hanya saja Iman tak menampik, bahwa mobil yang satu ini awalnya ditargetkan untuk contoh produk dari Geahead Monkey Garage di pasar ekspor, yaitu dalam pembuatan bodi dan sasis.

Rencananya Ford 1932 bergaya Hot Rod buatan Iman ini akan ditampilkan di pameran otomotif lain di Australia dalam waktu dekat.

“Bukan kami tak mau jual, tapi memang mau kami bawa untuk roadshow terlebih dahulu. Kalau enggak ada mobil demo nanti pada engga percaya,” tuturnya.

Sayang untuk soal harga mobil tersebut Iman tak menjabarkannya secara detail. Akan tetapi untuk bodi dan sasis saja harganya berkisar Rp 150 juta sampai Rp 200 juta.