Sukses

Jangan Salah, Ini Perbedaan Motor Kustom dan Modifikasi

Liputan6.com, Jakarta - Industri kreatif otomotif Tanah Air, khususnya roda dua beberapa tahun belakangan semakin berkembang. Terlebih bagi pelaku motor kustom dan modifikasi, yang bisa dilihat dari banyaknya acara atau pameran untuk menunjukan banyak karya terbaik para builder dan modifikator.

Namun, pengertian kustom dan modifikasi sepeda motor sendiri memiliki perbedaan. Apa saja?

Dijelaskan Indra Pranajaya, salah seorang builder senior Indonesia, modifikasi itu pemilik motor hanya melakukan pergantian spion, pelek, atau yang lainnya. Sedangkan kustom, pemilik motor atau builder memiliki gairah untuk mengganti total part kendaraannya.

"Bahkan, rata-rata sudah meninggalkan komponen yang dibeli. Kustom itu ya desain sendiri, frame bikin sendiri, dan aksesoris berusaha diciptakan sendiri," jelas pria yang akrab disapa Bluesman ini saat ditemui Liputan6.com di Surabaya, akhir pekan lalu.

Lanjut pemilik bengkel kustom Razzle-Dazzle Chopper Works Bandung ini juga mengatakan, jika komponen atau part yang dibeli di toko, cenderung masih sama dengan motor orang lain. Namun, jika diciptakan sendiri, hanya dimiliki sang pembuat dan tidak ada yang lain.

"Poinnya, kalau kustom berusaha untuk berkarya. Kalau modif, kita punya duit ganti ini itu jadi. kalau kustom, kita mau ini dimulai dengan mendesain, kita datangin spesialis bikin tangki, bubut, dan lain-lain," tegasnya.

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Setali tiga uang dengan Indra, pemilik Katros Garage, Andi Akbar juga menjelaskan jika motor kustom pastinya tidak bakal ada yang mengikuti. Tapi, jika modifikasi, kemungkinan besar masih ada pemilik motor lain yang sama.

"Sama seperti beli bodi kit NMax, pasti masih ada yang sama. Bagi anak kustom, saat membeli motor bahan, bakal dirombak total," pungkas pria yang akrab disapa Atenx ini.