Sukses

Kurang Hati-Hati, Konvoi Moge Berujung Tragis

Liputan6.com, Jakarta - Para pemilik motor gede atau moge kerap berkendara konvoi saat di jalanan. Bahkan tak sedikit jika ada acara tertentu mereka menggunakan pengawalan dari pihak kepolisian.

Namun kali ini, kami tak akan bahas seberapa istimewanya para pemilik moge, tetapi cerita nahas yang dialami dua pengendara moge yang sedang konvoi.

Aksi nahas dua pengendara moge ini diunggah akun Instagram @agoez_bandz. Dalam cuplikan video yang beredar, seorang pengendara moge berjenis cruiser secara tiba-tiba dihantam oleh rekannya yang mengendarai motor sport dari belakang.

Seketika itu pula pengendara moge yang ada di depan langsung tersungkur dan mereka mencium aspal serta tertimpa moge.

Tidak disebutkan di mana lokasi kecelakaan. Namun yang pasti kecelakaan cukup memalukan dan bukan tak mungkin kedua moge itu mengalami kerusakaan.

Mau lihat bagaimana nahasnya pengendara moge, lihat videonya di bawah ini:

 

 

Mau ngakak takut dosa... 😁

A post shared by Agoez Bandz (@agoez_bandz) on

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Susah Mana, Naik Harley atau Moge Sport?

Anda berminat untuk mencicipi moge motor besar? Tentu pertimbangan pertama adalah memiliki jenis motor besar yang akan digunakan. 

Beda jenis atau bentuk saja bisa berbeda dalam cara mengendalikannya. Apalagi jika perbandingannya antara naik moge sport dan motor touring seperti Harley Davidson.

Mengenai cara berkendara, paparan dari Alfadiansyah atau Alfa, dari Motor Besar Club (MBC) Indonesia bisa memberikan gambaran. Soalnya, dia tergolong penunggang moge segala rupa, baik motor sport maupun touring Harley Davidson.

Jawaban pertamanya justru menunjukkan kalau naik Harley terbilang punya teknik yang tidak sebanyak mengendarai motor sport. Namun, satu sama lain punya plus dan minus.

"Kalau saya bilang lebih gampang naik Harley. Soalnya naik moge sport itu lebih kompleks teorinya. Dari mulai duduk, braking, cornering. Posisi kita u-turn," kata dia.

Dengan begitu, mengendarai sepeda motor besar model sport lebih kompleks dibandingkan model sekelas Harley. Misalnya saja untuk urusan membelok.

"Kalau motor sport, dia harus tahu beloknya seberapa (kemiringannya) kalau Harley masih bisa kita nekuk. Urusan braking juga," kata dia.

Sisanya menurut Alfa hampir sama, seperti masalah counter steering juga posisi duduk. Namun, tantangan untuk mengendarai Harley adalah bobot.

"Kalau motor sport mungkin 160 kg ya. Kalau Harley katakanlah Sportster sudah lebih dari 200 kg. Begitu dia mau naik ke Touring, sudah 400 kg," kata dia lalu menekankan bahwa hal ini butuh teknik tersendiri mulai dari yang paling dasar.

"Kalau lagi standar mau diberdiriin, kalau setangnya lagi belok (berdiri posisi kiri, setang belok kanan), ya berat. Harusnya dibalikin dulu setangnya baru dibediriin," ujarnya.

Reporter : Dimas Wahyu Trihardjanto

Sumber : Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Belasan Moge Dilelang Sepaket, Harga Rp 1 Miliar