Ada Sisi Negatif dari Kehadiran Mobil Listrik, Ini Dampaknya

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menggodok regulasi, terkait kehadiran mobil ramah lingkungan tersebut

Diterbitkan 19 April 2018, 11:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran mobil listik di Tanah Air cepat atau lambat bakal terjadi. Bahkan, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menggodok regulasi, terkait kehadiran mobil ramah lingkungan tersebut.

Namun, menurut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, ada dampak dari kehadiran mobil listrik. Meskipun terkesan optimistis, namun orang nomor satu di Indonesia ini masih melihat efek kehadiran mobil listrik tersebut.

"Salah satunya, komponen hanya 1:10 dibanding mobil biasa. Artinya, kalau mobil Indonesia (beralih) ke listrik industri menciut 90 persen," jelas pria yang akrab disapa Jokowi ini dalam sambutannya saat pembukaan gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Namun, mobil listrik bakal lebih sederhana dan jauh lebih jarang mogok dan mudah dalan perawatan. Dengan begitu, ke depannya bengkel bakal berkurang pekerjaan. "Mungkin seperti itu," tambahnya.

 

Selanjutnya

Namun, Jokowi tidak percaya hal yang pesimistis terhadap kehadiran mobil listrik tersebut.

"Saya percaya dengan revolusi industri 4.0 akan melonjak, bukan menciut. Pertumbuhan pekerjaan akan bertambah, meskipun jenis pekerjaan memang akan bergeser," pungkasnya.

  • liputan6
    Mobil listrik, mobil yang digerakkan dengan motor listrik,pakai energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lain
    Mobil Listrik
  • liputan6
    Indonesia International Motor Show (IIMS) adalah pameran otomotif terkemuka di Indonesia yang menampilkan inovasi kendaraan terbaru, teknologi ramah lingkungan, dan menjadi barometer industri otomotif. IIMS kembali hadir tahun ini dan berlangsung pada 5 hingga 15 Februari 2026.
    IIMS
  • Presiden Jokowi
  • IIMS 2018