Sukses

Sadis, Polisi Banting Emak-Emak dan Bayinya ke Trotoar

Liputan6.com, Shanghai - Sebuah peristiwa di jalanan Kota Shanghai, Tiongkok, baru-baru ini menjadi viral di dunia maya. Hal itu lantaran sebuah rekaman perkelahian antara dua orang polisi melawan seorang ibu.

Insiden tersebut semakin memanas. Ini tak lain sebuah rekaman video memperlihatkan sang ibu yang tidak disebutkan identitasnya sedang menggendong bayi berusia 18 bulan dibanting polisi ke trotoar. Demikian dilansir dari Shanghaiist, Senin (4/9/2017).

Sontak saja, ibu dan bayi mungilnya itu jatuh dan terhempas keras ke trotoar sehingga sang balita menangis keras.

Disebutkan, peristiwa ini terjadi di Distrik Songjiang, Shanghai, Tiongkok, pada Jumat pekan lalu. Banyak yang mengutuk peristiwa ini karena perlawanannya tidaklah seimbang. Terlebih sang ibu sedang menggendong bayi di tangannya.

Namun, seakan tak peduli, salah satu polisi itu membanting keras. Demikian juga dengan keberadaan polisi satu lagi yang membantu rekannya di lokasi kejadian. Kedua petugas terlihat menekan kepala wanita tersebut menggunakan tangan dan lutut.

Sementara itu, balita yang juga tak disebutkan namanya langsung ditangani seorang pejalan kaki karena ia menangis sejadi-jadinya.

 

 

2 dari 2 halaman

Klarifikasi Polisi

Peristiwa yang terjadi di tengah keramaian ini rupanya diakui pimpinan kepolisian Shanghai. Kepolisian mengaku telah terjadi kesalahan penanganan dalam insiden tersebut.

Bahkan, kedua petugas yang terlibat dalam kejadian tersebut disebut telah didisiplinkan. Kabar terburuknya, mereka tidak akan ditahan sementara promosi jabatannya, termasuk kenaikkan gaji selama 18 bulan ke depan.

Kendati begitu, kedua polisi tersebut mengatakan peristiwa yang terjadi pada siang hari itu untuk membela diri. Pasalnya, mereka sempat beradu mulut dan didorong oleh si ibu.

Kesalahan awal si ibu diketahui lantaran dia tidak parkir pada tempatnya dan tak mau menunjukkan karcis parkir, serta merobeknya.

Menurut laporan, saat ini sang ibu yang mengalami luka-luka di bagian wajah dan anaknya yang memar di kepala telah mendapatkan perawatan.