Sukses

Finis ke-5, Valentino Rossi Puas dengan Performa Yamaha YZR-M1

Liputan6.com, Jakarta - Legenda balap MotoGP, Valentino Rossi, ternyata cukup puas dengan hasil yang didapat di Jerman, pekan lalu (2/7/2017). Pembalap berpaspor Italia ini cukup lega bisa finis di posisi kelima, setelah mengalami minggu yang penuh tantangan di sirkuit Sachsenring.

Dilansir Motorsport.com, Senin (3/7/2017), pembalap bernomor 46 ini mengaku bermasalah setelah sesi latihan, Jumat (30/6/2017), dalam kondisi kering dan basah.

Memulai balapan dari posisi ke-10, pembalap The Doctor ini mampu mengatasi perlawanan pembalap Ducati, tapi tetap saja tidak bisa menaklukkan rekan setimnya, Maverick Vinales di posisi ke-4. "Biasanya saya tidak senang untuk posisi kelima, karena saya ingin memperjuangkan podium setiap pekannya. Tapi setelah akhir pekan ini, hasilnya tidak terlalu buruk," ujar Rossi.

"Untung saja tidak seperti di Jerez dan Barcelona, kita bisa bekerja lebih baik di motor dan dengan sasis baru kita bisa lebih kompetitif," ujarnya.

Sementara itu, Valentino Rossi pernah mengatakan, ketidakkonsistenan Yamaha YZR-M1 memang kejutan besar. Pasalnya, sebelum tercecer di GP Jerman, VR46 berhasil menjuarai seri sebelumnya, di Belanda, pekan lalu (25/6/2017).

Tidak bisa dimungkiri, hasil buruk ini tergantung kondisi trek basah atau kering. Saat ditanya, apakah ban Michelin yang menjadi penyebab buruknya performa Yamaha YZR-M1, Rossi tidak menampiknya. Namun, ia juga menjawab itu bukan karena paket Yamaha YZR-M1.

"Bayangkan Zarco dengan motor 2016. Minggu lalu di trek basah, dia pole position. Dan seminggu kemudian, dalam kondisi yang sama, dia di posisi ke-19," tandasnya.

 

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini:

2 dari 2 halaman

Next

Pamer Winglet Modifikasi



Berbarengan dengan GP Jerman, Yamaha membawa versi modifikasi winglet fairing di YZR-M1, saat sesi latihan bebas tiga. Desain anyar fairing baru ini sebenarnya sudah diuji coba di Catalunya.

Desain baru ini menampilkan serangkaian lubang kecil di bagian fairing yang menutupi winglet, dan lubang kecil ini mungkin untuk membuat winglet lebih efisien. Dengan membiarkan lebih banyak udara tersedot di permukaan winglet, bakal meningkatkan downforce atau mengurangi hambatan.