Sukses

Karakter Motor Ducati Pas dengan Lorenzo?

Liputan6.com, Jakarta - Ducati tidak akan mengubah setting motor Ducati Desmosedici secara radikal hanya untuk Jorge Lorenzo, yang dipastikan akan pindah dari Yamaha musim depan.

General Manager Ducati Corse Luigi Dall'Igna mengatakan motor andalan mereka telah mengalami kemajuan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

"Dia (Lorenzo) memiliki beberapa karakteristik khusus. Saya pikir motor itu (Ducati Desmosedici) dapat memberikan apa yang Jorge butuhkan untuk melaju di arena balap," ujarnya, dikutip dari Autosport.

"Saat ini saya pikir motor kami cukup baik baginya," Dall'Igna menambahkan. Meski begitu, ia tidak menampik akan ada sedikit perubahan kecil di musim depan.

Motor yang ditunggangi Lorenzo saat ini (Yamaha YZR-M1) dengan motor andalan Ducati pada dasarnya memang punya sedikit perbedaan, terutama dalam hal konfigurasi mesin.

Unggul di trek lurus

YZR-M1 menggunakan mesin inline 4 silinder (I-4). Dengan konfigurasi ini, maka ukuran mesin bisa lebih kecil atau kompak. Konsekuensi mesin kecil adalah jarak sumbu roda yang bisa diperkecil. Akibatnya, motor lebih lincah bermanuver.

Sementara itu, konfigurasi mesin Ducati adalah V4 90 derajat, atau yang juga disebut L4. L4 punya gaya yang lebih seimbang dibanding I-4, dan pada akhirnya punya output yang lebih besar (sekira 5 poin tenaga kuda dibanding Yamaha). Ini yang membuat motor Ducati lebih unggul di trek lurus.

Mesin Ducati Desmosedici ini punya dimensi yang lebih besar dan memakan banyak tempat dibanding konfigurasi I-4. Akibatnya, jarak sumbu roda lebih panjang sehingga kemampuan manuver lebih jelek dibanding Yamaha.