Liputan6.com, Jakarta - Adanya stasiun pengisian nitrogen di hampir setiap SPBU membuat banyak orang beralih dari angin biasa. Jika dahulu isi ban menggunakan nitrogen masih sangat jarang, maka saat ini hal tersebut sudah lumrah.
Lantas, apakah sebenarnya menggunakan nitrogen ini perlu? Jika melihat keuntungan menggunakan nitrogen, jawabannya adalah ya. Nitrogen misalnya, menghasilkan tekanan angin pada ban yang lebih stabil. Praktis jurus ini bisa membuat pengendalian sepeda motor lebih mudah dan tentunya mampu memaksimalkan efisiensi bahan bakar.
Ban yang diisi oleh angin biasa kemampuannya lebih rendah dari nitrogen. Angin biasa misalnya, lebih mudah memuai jika ban dalam keadaan panas. Hal ini juga bisa meningkatkan potensi kecelakaan akibat pecah ban.
Meskipun demikian, hal tersebut bukan berarti pemilihan angin biasa menjadi salah. Sebab semua tergantung pilihan masing-masing pengguna kendaraan.
Namun, hal yang paling sering ditanyakan orang adalah, apakah boleh mencampur nitrogen dengan angin biasa?
Jawabannya ternyata masih beragam. Ada yang percaya bahwa tidak akan terjadi apa-apa, meskipun memang khasiat nitrogennya sendiri akan hilang. Ada pula yang mengatakan bahwa dengan dicampurkan, tekanan ban justru lebih cepat naik.
"Kalau dicampur, ban bakal lebih cepat memuai," ujar salah satu penjaga stasiun pengisian nitrogen di SPBU kawasan Depok, Jumat (4/7/2015).
Nampaknya, jawaban kedua lebih terpercaya. Sebabnya, sudah ada orang yang pernah melakukan tes dan membuktikan bahwa nitrogen dicampur angin biasa justru membuat udara dalam ban lebih cepat memuai.
Karena itu, untuk berjaga-jaga, sebaiknya pilih salah satu saja. Jika memang ingin menggunakan angin biasa, maka jangan dicampurkan. Begitu juga jika ingin menggunakan nitrogen.
(rio/gst)
Bolehkah Mencampur Nitrogen dengan Angin Biasa Pada Ban?
Apakah boleh mencampur nitrogen dengan angin biasa untuk ban kendaraan?
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356940/original/051953100_1790227062-HOAX__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1593567/original/080009600_1494819917-2.jpg)