TPF Gagal Lagi Bertemu Mantan Sekretaris BIN

TPF Kasus Munir untuk ketiga kalinya gagal bertemu Nurhadi Jazuli, mantan Sekretaris Utama BIN, untuk mendengar kesaksiannya seputar kematian Munir. Polri juga memeriksa empat kru Garuda sebagai saksi.

Diterbitkan 12 April 2005, 01:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Tim Pencari Fakta Kasus Munir untuk ketiga kalinya gagal bertemu Nurhadi Jazuli, mantan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara, di Jakarta, Senin (11/4). Rencananya pertemuan ini untuk mendengar kesaksian Nurhadi seputar kasus kematian Munir [baca: Bekas Sekretaris Utama BIN Akan Diperiksa].

Sebelumnya, pada 5 April silam, TPF pernah mengundang Nurhadi. Tapi Nurhadi menolak datang. Duta Besar Indonesia untuk Nigeria itu bersedia hadir jika diundang bersama Kepala BIN Syamsir Siregar. TPF lalu mengundang Nurhadi saat mereka rapat dengan Syamsir Siregar. Namun, tanpa alasan jelas, Nurhadi juga batal bertemu TPF. Ketua TPF Brigadir Jenderal Polisi Marsudi Hanafi menyatakan Nurhadi tak bersedia hadir di kantor TPF. Nurhadi menyatakan itu lewat pesan singkat di telepon genggam (SMS).

Markas Besar Polri hari ini memeriksa empat kru Garuda yang bertugas di pesawat yang ditumpangi Munir saat ia tewas. Keempat awak Garuda yang diperiksa adalah Brahmani Astawa, awak kabin Eva Yuliani, dan Tri Wiryasmadi, serta Kapten Sabur, pilot penerbangan Jakarta-Singapura. Menurut tim pengacara Garuda, keempat awak ini diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia itu [baca: Empat Awak Garuda Diperiksa].

Pemeriksaan intensif ini berlangsung dari pagi hari hingga malam ini. Lamanya pemeriksaan yang memakan waktu sekitar 12 jam karena kesaksian mereka dikonfrontir dengan yang telah disampaikan Pollycarpus Budihari Priyanto. Hal ini dinyatakan Wirawan Adnan, salah seorang anggota tim pengacara Garuda.

Kendati begitu, pemeriksaan belum dianggap selesai. Untuk itu, Selasa, polisi akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Eva Yuliani, Tri Wiryasmadi, dan tersangka Pollycarpus. Saat ditemui wartawan, Eva Yuliani memilih diam tentang apa yang telah disampaikannya kepada polisi.(MAK/Iwan Setiawan dan Donny Indradi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6