Pemerintah Akan Mengevaluasi Larangan Impor Beras

Evaluasi larangan impor akan dilakukan setiap bulan. "Kita usul per bulan <i>aja</i>. Kita <i>nggak</i> mau jauh-jauh juga. Ini kan pengalaman pertama," kata Menteri Pertanian Bungaran Saragih.

Diterbitkan 05 Agustus 2004, 09:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah akan mengevaluasi larangan impor beras setiap bulan sekali terhitung mulai Agustus ini. Tujuannya agar pemerintah bisa mempertahankan harga dasar gabah di dalam negeri. "Kita usul per bulan aja. Kita nggak mau jauh-jauh juga. Ini kan pengalaman pertama," kata Menteri Pertanian Bungaran Saragih kepada pers di Jakarta, Rabu (4/8).

Bungaran mengatakan, mulai saat ini larangan impor beras tidak lagi diberlakukan satu bulan sebelum atau dua bulan sesudah panen raya. Larangan impor juga akan ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi setiap bulannya.

Larangan impor beras ini seharusnya dicabut 1 Juli silam. Namun, karena pemerintah ingin mempertahankan harga dasar gabah, larangan diperpanjang hingga Agustus. Bahkan rencananya akan diperpanjang lagi hingga September mendatang [baca: Larangan Impor Beras Diperpanjang Sampai Agustus].(AIS/Arfan Yap Bano dan Eko Purwanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6