Cara Merawat Perabot Rotan agar Tidak Cepat Rapuh, Bikin Furnitur Awet

Cara merawat perabot rotan agar tidak cepat rapuh penting dilakukan agar furnitur tetap kuat, awet, dan terlihat menarik.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara merawat perabot rotan agar tidak cepat rapuh sebenarnya cukup mudah dilakukan jika menjadi bagian dari rutinitas perawatan di rumah. Rotan memiliki tampilan alami yang hangat dan cocok digunakan sebagai bahan kursi, meja, rak, hingga berbagai dekorasi rumah.

Namun, jika tidak dirawat dengan benar, rotan dapat menjadi kering, kusam, berjamur, bahkan mudah patah. Untuk itulah, di bawah ini akan dipaparkan cara merawat perabot rotan agar tidak cepat rapuh sebagaimana dilansir liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (6/10/2026).

Pembersihan Rutin untuk Menjaga Serat Rotan

Debu dan kotoran memiliki kecenderungan untuk menumpuk di celah-celah anyaman rotan, menjadikannya rentan terhadap kerusakan serat jika tidak dibersihkan secara berkala. Pembersihan rutin merupakan langkah krusial untuk mencegah penumpukan yang dapat merusak material ini.

  • Pembersihan Ringan

Untuk pembersihan ringan yang idealnya dilakukan setiap minggu, gunakan penyedot debu dengan ujung berbulu panjang untuk menjangkau debu dan kotoran di sela-sela anyaman. Hindari menekan terlalu keras agar tidak merusak serat rotan. Area yang sulit dijangkau bisa dibersihkan dengan sikat gigi bekas yang bulunya masih tegak, bahkan bisa dibasahi sedikit untuk efektivitas yang lebih baik. Setelah itu, lap permukaan rotan dengan kain lembut yang sedikit basah.

  • Pembersihan Mendalam

Pembersihan mendalam, yang disarankan setiap bulan, dapat dilakukan dengan mencampurkan air hangat dan sedikit sabun cair ringan atau deterjen rendah busa. Basahi kain lembut dalam larutan ini, lalu peras hingga hanya sedikit lembap sebelum mengelap perabot rotan. Penting untuk menghindari menyiramkan air secara langsung ke rotan, karena hal ini dapat merusak material.

  • Pembersihan Noda Membandel

Jika terdapat noda membandel, oleskan pasta gigi putih secara lembut pada noda, gosok dengan sikat halus, lalu bersihkan dengan kain lembap. Terakhir, bilas kain dengan air bersih untuk menghilangkan residu sabun, kemudian lap permukaan rotan dengan kain bersih dan kering.

Melindungi Rotan dari Sinar Matahari dan Kelembapan Berlebih

  • Paparan Sinar Matahari

Dua faktor lingkungan utama yang dapat mempercepat kerapuhan rotan adalah paparan sinar matahari langsung dan kelembapan yang berlebihan. Sinar ultraviolet (UV) dari matahari tidak hanya dapat memudarkan warna alami rotan, tetapi juga membuatnya kering dan rapuh.

Untuk itu, tempatkan perabot rotan di area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Apabila furnitur harus berada di luar ruangan, gunakan pelindung seperti tirai, payung, atau penutup khusus. Perlu dicatat, rotan sintetis umumnya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap sinar matahari langsung dibandingkan rotan alami.

  • Kelembapan Berlebih

Selain itu, hindari meletakkan perabot rotan di tempat-tempat yang lembap, seperti dekat kolam renang atau area yang sering terkena hujan. Kelembapan berlebih dapat memicu pertumbuhan jamur atau bahkan pembusukan pada rotan. Jika perabot rotan terlanjur terkena air, segera keringkan dengan kain bersih. Pastikan furnitur benar-benar kering setelah proses pembersihan untuk mencegah masalah pembusukan.

Menjaga Kelembapan dan Aplikasi Pelindung Khusus

Menjaga kelembapan serat rotan adalah langkah penting untuk mencegahnya mengering dan menjadi rapuh. Salah satu cara adalah menyimpan furnitur di ruangan dengan tingkat kelembapan yang stabil, atau menggunakan humidifier untuk menciptakan lingkungan yang ideal. Untuk rotan yang sudah menunjukkan tanda-tanda retak, merebus linseed oil dan mengaplikasikannya dapat membantu melembapkan kembali bagian yang kering.

Penggunaan lapisan pelindung khusus juga sangat direkomendasikan. Produk ini dapat ditemukan di toko furnitur atau tukang rotan. Semir rotan, misalnya, tidak hanya menjaga kilau alami material tetapi juga memberikan perlindungan ekstra dari debu, kotoran, dan sinar UV yang merusak. Selain itu, Anda bisa melapisi furnitur rotan dengan pernis atau cat khusus outdoor, terutama jika sering diletakkan di luar ruangan. Pernis akan membentuk lapisan pelindung yang efektif mencegah rotan menyerap air dan debu, sekaligus memberikan tampilan yang lebih berkilau.

Produk perawatan alami seperti Biopolish Natural Oil juga dapat menjadi alternatif yang baik untuk melembapkan serat rotan dan memberikan perlindungan tambahan. Dengan aplikasi pelindung ini, perabot rotan Anda akan lebih tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Perhatikan Penggunaan Tepat dan Penanganan Serat Lepas

Cara merawat perabot rotan agar tidak cepat rapuh juga sangat bergantung pada bagaimana Anda menggunakan dan menempatkannya. Hindari menggunakan furnitur rotan untuk menopang beban yang terlalu berat, sebab rotan memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan kayu dan rentan mengalami kerusakan struktural.

Jika furnitur rotan Anda ditempatkan di area yang sering terpapar sinar matahari atau angin, lakukan rotasi posisi secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua bagian furnitur mendapatkan paparan yang merata, sehingga mencegah kerusakan yang tidak seimbang akibat cuaca. Selain itu, penggunaan alas atau bantalan pada kursi dan meja dapat melindungi furnitur dari goresan dan mengurangi tekanan langsung, sehingga memperpanjang umurnya.

Untuk penyimpanan jangka panjang, terutama saat tidak digunakan, simpan furnitur rotan di tempat yang kering dan aman, seperti di dalam ruangan atau garasi. Bungkus dengan kain bersih untuk melindunginya dari debu dan kotoran. Apabila Anda menemukan serat rotan yang mulai lepas.fenomena yang umum terjadi pada perabot rotan yang semakin tua, jangan pernah menarik atau mencabutnya. Sebaliknya, gunakan gunting untuk memotong serat-serat yang lepas tersebut pada pangkalnya, agar tidak merusak anyaman lebih lanjut.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Perabot Rotan agar Tidak Cepat Rapuh

1. Mengapa perabot rotan cepat rapuh?

Perabot rotan dapat cepat rapuh karena paparan sinar matahari langsung yang berlebihan, kelembapan tinggi, dan kurangnya pembersihan rutin yang menyebabkan penumpukan debu dan kotoran.

2. Seberapa sering perabot rotan harus dibersihkan?

Pembersihan ringan (menyingkirkan debu) sebaiknya dilakukan setiap minggu, sementara pembersihan mendalam dengan air dan sabun dapat dilakukan setiap bulan.

3. Bolehkah perabot rotan diletakkan di luar ruangan?

Perabot rotan dapat diletakkan di luar ruangan, tetapi sebaiknya dilindungi dari sinar matahari langsung dan hujan dengan penutup atau ditempatkan di area yang teduh untuk mencegah kerusakan dan kerapuhan.

4. Produk apa yang bisa digunakan untuk melindungi rotan?

Anda bisa menggunakan lapisan pelindung khusus rotan, semir rotan, pernis, cat khusus outdoor, atau produk perawatan alami seperti Biopolish Natural Oil untuk melindungi dan melembapkan serat rotan.

5. Bagaimana cara mengatasi serat rotan yang mulai lepas atau retak?

Untuk serat yang lepas, gunting pada pangkalnya. Jika ada retakan, gunakan lem khusus untuk menyatukan kembali bagian yang pecah, lalu aplikasikan produk perawatan untuk memperkuat seratnya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6