Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Kalteng

Proses penanganan dan evakuasi kru helikopter masih berlangsung.

Diterbitkan 04 November 2026, 16:10 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Helikopter TNI AD Mi 17V5 jatuh saat padamkan karhutla di Seruyan, Kalteng.
  • Delapan personel berada di helikopter, enam sudah berhasil dievakuasi.
  • Dua personel masih dalam pencarian; penanganan dan evakuasi terus berlanjut.

Liputan6.com, Jakarta - Helikopter Mi 17V5 milik TNI Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Helikopter tersebut membawa delapan personel.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, proses penanganan dan evakuasi kru helikopter masih berlangsung.

"Betul (kecelakaan ketika pemadaman karhutla). Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan," kata Nas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/11/2026).

Nas meminta masyarakat menunggu informasi lebih lanjut, terutama mengenai kondisi para personel yang berada di dalam helikopter.

"Crew on board 8 orang, (info korban) agar menunggu (kabar selanjutnya), sedang dilaksanakan penanganan," katanya.

 

Helikopter Bawa 8 Personel

Berdasarkan laporan awal, helikopter tersebut berjenis Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235. Lokasi kecelakaan berada di perairan Laut Pematang Limau, sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Helikopter tersebut membawa delapan personel, termasuk Mayor CPN Dudi yang bertugas sebagai pilot dan Kapten CPN Hafiz sebagai kopilot.

Dari delapan personel tersebut, enam orang telah berhasil dievakuasi. Dua personel pertama dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172 untuk dibawa ke rumah sakit melalui Bandara Kuala Pembuang.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke Pos Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di kawasan Pematang Limau. Adapun dua personel lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6