Fakta di Balik Video Petugas PPSU Disebut Cekcok dengan Driver Ojol

Viral Video PPSU dan Ojol Terlihat Cekcok di Jakut, Lurah Ungkap Kronologi Sebenarnya

Diterbitkan 03 September 2026, 15:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Video viral PPSU vs ojol di Plumpang Semper ternyata salah paham.
  • Petugas PPSU melerai pengeroyokan massa setelah kecelakaan motor.
  • Insiden diselesaikan secara kekeluargaan, PPSU kembali bertugas.

Liputan6.com, Jakarta - Viral rekaman video yang menyebutkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (ojol). Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Raya Plumpang Semper, Jakarta Utara.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Rawa Badak Selatan, Sutarto memberikan klarifikasi terkait kejadian sebenarnya.

Sutarto mengatakan tiga petugas PPSU yang terlihat dalam video sebenarnya sedang melerai pengeroyokan setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas antara dua pengendara sepeda motor.

“Tadi pagi telah terjadi laka di Jalan Plumpang Semper, tepatnya di RW 02 antara dua pengendara sepeda motor ibu-ibu dari arah timur ke barat dan pengemudi ojol dengan penumpangnya,” kata Sutarto dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Setelah kecelakaan terjadi, Sutarto menyebut bahwa muncul pengeroyokan yang melibatkan banyak orang. Tiga petugas PPSU yang saat itu sedang menjalankan tugas mengangkut sampah melintas di lokasi dan melerai pengeroyokan.

“Setelah terjadi laka, terjadi pengeroyokan massa yang banyak. Kemudian ada PPSU yang sedang bertugas mengangkut sampah melintas. Dengan respek, PPSU tersebut tiga orang melerai kejadian itu,” jelas Sutarto.

Menurut dia, tindakan ketiga petugas PPSU itu membuat kerumunan dan pengeroyokan dapat dihentikan. Persoalan di lokasi kemudian diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sehingga pengeroyokan massa, kerumunan dapat selesai dengan kekeluargaan,” ujarnya.

Sutarto menegaskan, setelah situasi kondusif, ketiga petugas PPSU kembali melanjutkan pekerjaan mereka seperti biasa.

“Kemudian PPSU melanjutkan tugas sebagaimana biasa,” tandasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6