Ditangkap KPK, Rektor Unsoed Punya Harta Rp 3,12 Miliar

Dia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 10:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo.

Setelah ditangkap KPK, harta kekayaan Akhmad Sodiq disorot. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, total harta Akhmad Sodiq mencapai Rp 3,12 miliar. Laporan tersebut disampaikan ke KPK pada 19 Maret 2026.

Dalam LHKPN tersebut, Akhmad Sodiq tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 2,5 miliar. Aset tersebut terdiri atas satu bidang tanah dan bangunan serta tiga bidang tanah yang seluruhnya berada di Kabupaten Banyumas.

Tanah dan bangunan seluas 505 meter persegi dengan luas bangunan 416 meter persegi tercatat senilai Rp 1,3 miliar. Sementara tiga bidang tanah lainnya masing-masing seluas 1.051 meter persegi senilai Rp 395 juta, 1.129 meter persegi senilai Rp 510 juta, dan 1.050 meter persegi senilai Rp 295 juta.

Selain aset properti, Akhmad Sodiq melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp 285,7 juta. Aset tersebut terdiri atas tiga sepeda motor dan dua mobil.

Kendaraan yang dilaporkan antara lain sepeda motor Yamaha tahun 1993 senilai Rp 1,2 juta, Honda tahun 2006 senilai Rp 4,5 juta, Toyota Agya 1.0 G A/T tahun 2015 senilai Rp 75 juta, Toyota Grand New Innova Bensin G tahun 2014 senilai Rp 180 juta, serta sepeda motor Yamaha BBP A/T tahun 2023 senilai Rp 25 juta.

Akhmad Sodiq juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 463,9 juta. Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp 49.941.326.

Dari keseluruhan aset tersebut, total harta yang dilaporkan Akhmad Sodiq sebelum dikurangi utang mencapai Rp 3.299.541.326. Dia tercatat memiliki utang sebesar Rp 175 juta.

Dengan demikian, total harta kekayaan bersih Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2025 mencapai Rp 3.124.541.326 atau sekitar Rp 3,12 miliar.

Ditangkap Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK mengungkapkan OTT terhadap jajaran Rektorat Unsoed terkait penerimaan mahasiswa baru. Namun, KPK belum menjelaskan konstruksi perkaranya.

"Terkait dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (21/8).

KPK menyayangkan dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan pendidikan. Menurut Budi, institusi pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk nilai dan karakter.

"Dugaan korupsi terjadi saat proses awal, proses penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," tutur Budi.

Sita Uang Ratusan Juta

Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya juga mengamankan uang tunai ratusan juta dalam OTT yang dilakukan di Purwokerto pada Kamis (20/8/2026) itu.

"Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah," kata Budi.

Budi mengatakan, OTT tersebut bermula dari penyelidikan tertutup. Dalam operasi, penyidik mengamankan 14 orang, terdiri atas 12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta.

"Dalam peristiwa ini, tim mengamankan empat belas orang, yakni dua belas orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta, pada Kamis (20/8)," jelas Budi.

Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih Jakarta. Sementara itu, 12 orang lainnya diperiksa di Polres Banyumas.

"Selanjutnya tujuh orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk permintaan keterangan lebih lanjut," ungkap Budi.

Dengan demikian, hingga saat ini sebanyak sembilan orang tengah menjalani pemeriksaan di Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6