Cerita Fahrudin, Anak Veteran Gowes dari Palmerah ke Monas Setiap HUT RI

Fahrudin selalu hadir dengan membawa sepeda kesayangannya. Dia mendayuh sepeda dari rumahnya di Palmerah ke Monas.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 16:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Fahrudin, anak veteran, rutin rayakan HUT RI di Monas dengan sepeda uniknya.
  • Sepedanya dihias pernak-pernik merah putih sebagai wujud kebanggaan nasional.
  • Ia berharap Indonesia bebas kriminalitas, membandingkan dengan keamanan luar negeri.

Liputan6.com, Jakarta - Lapangan Silang Monas semakin ramai hingga siang hari. Masyarakat berbondong-bondong ke Monas untuk menghadiri Pesta Rakyat 2026.

Antusias perayaan HUT ke-81 RI dirasakan oleh Fahrudin (56). Anak seorang Veteran yang setiap tahun selalu hadir merayakan kemerdekaan di Lapangan Silang Monas.

Fahrudin selalu hadir dengan membawa sepeda kesayangannya. Dia mendayuh sepedanya dari rumahnya di Palmerah ke Monas.

Sepeda tersebut tampak dipasang stiker dan berbagai pernak-pernik. Ada foto dirinya saat masih muda, foto Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, hingga Presiden Prabowo Subianto.

“Saya pasang pernak-pernik ini bukan satu tahun dua tahun. Dari zaman Bapak SBY,” kata dia di Lapangan Silang Monas, Senin (17/8/2026).

Dia mengaku sengaja mengenakan pernak-pernik bernuansa merah putih sebagai bentuk kebanggaan menjadi rakyat Indonesia dan untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan.

Harap Indonesia Bebas dari Kriminal

Dalam momen ini, Fahrudin berharap Indonesia dapat terbebas dari berbagai tindakan kriminal. Mulai dari korupsi hingga peredaran narkoba, terutama di Jakarta. Dia juga berharap Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya.

“Sehat itu nomor satu sehat sehat, dan masalah kriminal nih kayak korupsi, narkoba itu harus dihilangkan,” ungkapnya

Dia kemudian membandingkan kondisi keamanan di Indonesia dengan pengalamannya saat tinggal di Singapura selama tiga tahun dan Malaysia selama dua tahun.

Menurutnya, selama berada di kedua negara tersebut, dia merasa lebih aman, bahkan sepeda yang ditaruh di lingkungan apartemennya tidak pernah hilang.

“Saya Singapura tiga tahun, di Malaysia dua tahun, di Penang, Kuching. Taruh sepeda di apartemen enggak hilang. Di sini kalau di Jakarta waduh kemarin aja waktu minggu kemarin ada orang jambret,” tuturnya.

Karena itu, di perayaan HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum pemerintah untuk memberantas tindakan-tindakan kriminal yang merugikan masyarakat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6