Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta.

Diterbitkan 23 Juli 2026, 15:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo panggil menteri bahas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Istana.
  • KDMP berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah penyalur bantuan dan barang subsidi.
  • KDMP akan jadi pembeli (offtaker) gabah dan jagung petani jika harga pasar rendah.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta, untuk membahas Koperasi Desa Merah Putih.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Kamis (23/7/2026), para menteri mulai tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 12.00 WIB.

Beberapa menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Selain itu, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

"Koperasi Desa Merah Putih, sepertinya itu," kata Purbaya.

Namun, dia mengaku belum mengetahui secara pasti topik utama yang akan dibahas Presiden Prabowo dalam rapat tersebut. Meski demikian, Purbaya mengatakan telah membawa sejumlah bahan yang akan dipaparkan.

"Tapi saya belum tau betul, saya bawa bahan saja yang banyak," ujarnya.

 

Beda dengan Supermarket

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa sistem Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berbeda dengan supermarket. Menurut dia, Koperasi Desa akan menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada para penerima manfaat.

"Jadi Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu? Infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih. Tadi keputusan sudah," kata Zulhas usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

"Koperasi Desa Merah Putih sebagai infrastruktur pemerintah nanti menyalurkan bantuan-bantuan, seluruh bantuan. Kemudian juga menyalurkan seluruh barang-barang subsidi," sambungnya.

Menurut Zulhas, Koperasi Desa juga akan menjadi wadah bagi petani untuk menjual gabah dan hasil produksinya apabila harga jual di pasaran berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam kondisi tersebut, KDMP akan berperan sebagai pembeli (offtaker).

"Dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai apa namanya pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah," tuturnya.

"Tadi baru diputuskan yang gabah sama jagung ya, gabah sama. Yang sudah diputuskan gabah sama jagung yang harganya ditentukan oleh pemerintah. Kalau masih di bawah itu, maka Kopdes bisa ambil alih," ungkap Zulhas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6