Sukses

Identitas Penembak Pendeta Susianti Mulai Terungkap

Liputan6.com, Palu: Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengejar penembak pendeta Susianti Tinulele berinisial S alias A. Sketsa pelaku lain disebarkan kepada orang-orang tertentu untuk mempermudah penyidikan. Gambaran wajah para pelaku dibuat berdasakan keterangan 15 orang saksi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Polda Sulteng Brigadir Jenderal Polisi Taufik Ridha di Palu, Sulteng, Rabu (21/7).

Polisi juga tengah mempelajari sembilan butir selongsong dan lima butir peluru yang ditemukan di Gereja Efata. Barang bukti itu dibandingkan dengan selongsong peluru pada kasus penembakan jaksa Ferry Silalahi [baca: Penembakan Pendeta di Palu Masih Diselidiki]. Taufik mengaku belum dapat menerangkan hasil penyelidikan selongsong peluru tersebut.

Sementara itu, operasi pengangkatan serpihan peluru dari kepala Desriati Tangkede berjalan lancar. Setelah menjalani pemeriksaan CT scan, Desriati dioperasi, tadi malam oleh tim bedah Rumah Sakit Angkatan Laut Ramelan, Surabaya, Jawa Timur terdiri dari dokter Narendra, dokter Hertanto, dan dokter Dharmawan. Tim dokter juga mengobati pembekuan darah pada pipi, tulang frontalis, dan di bagian sinus.

Kondisi Desrianti berangsur-angsur pulih. Perempuan berumur 16 tahun ini sudah dipindahkan ke Ruang Pulih Sadar. Ia masih menggunakan alat bantu pernapasan dan infus. Tapi, Desrianti sesekali sudah bisa duduk di kasur [baca: Pendeta Susianti Tinulele Dimakamkan].(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)