Sukses

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bogor

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 kembali melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Kompleks Alamanda Blok H, nomor 19 RT 02 RW 08 Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor yang diduga sebagai tempat tinggal salah seorang terduga teroris pada Rabu 1 Desember 2014 malam.

Dari rumah tersebut, tim yang terdiri dari 4 anggota Densus 88 mengamankan seorang bernama Sadullah Rojak tepat pukul 19.30 WIB. Sadullah ditangkap tanpa perlawanan. Ia kemudian digelandang Densus 88.

Menurut pengakuan Ketua RW setempat, Nurahman, penangkapan salah satu warganya ini dilakukan Densus setelah 30 menit masuk ke dalam rumah Sadullah.

"Setelah di rumahnya (Sadullah), keempat anggota tersebut berbicara dengan Sadullah dan melakukan penggeledahan. Kemudian Sadullah langsung dibawa ke dengan menggunakan mobil tanpa ada perlawanan," ujar Nurahman kepada Liputan6.com, Rabu (1/1/2013) malam.

Selain mengamankan Sadullah, tutur Nurahman, Densus 88 juga membawa sejumlah barang yang ada di lokasi seperti, pistol air soft gun, senjata tajam berupa parang dan sangkur, bahan kimia berupa pupuk urea, dan sebuah buku tentang jihad. "Ada juga senjata mirip pulpen," tuturnya.

Menurut Nurahman, Sadullah yang terkenal sebagai sosok pendiam dan jarang berinteraksi dengan warga ini dalam kesehariannya juga berbeda dengan warga pada umumnya.

Meski dirinya sempat curiga dengan sikap Sadullah. Nurahman enggan menuduh warganya tersebut bagian dari teroris. "Tapi kan saya tidak boleh menuduh. Dan sekarang ada tim Densus membawa Sadullah," pungkasnya.

Sebelumnya 6 terduga teroris tewas dalam penggerebekan oleh aparat Densus 88 Antiteror Polri di di Jalan KH Dewantoro Gang H Hasan RT 04/07 Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Sementara 1 teroris lainnya berhasil diamankan dalam keadaan hidup. Dia tertangkap saat mencoba melarikan diri dengan teroris lain yang telah tewas, yakni H. (Gen/Riz)

Baca Juga:

`Kado` Tahun Baru untuk Teroris

Daftar Barang yang Disita Polisi di `Sarang Teroris` Ciputat

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.