[VIDEO] Bocah Korban Tsunami Pangandaran Terancam Buta

Sarah Tsunami, bocah yang lolos dari maut saat tsunami pangandaran terancam berhenti sekolah akibat matanya yang hampir buta.

Diterbitkan 23 Desember 2013, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Sarah Tsunami, bocah yang lolos dari maut saat tsunami Pangandaran terancam berhenti sekolah karena penglihatannya semakin kabur dan terancam buta. Pihak keluarga tidak mengobati sarah karena ketiadaan biaya.

Seperti dalam tayangan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (23/12/2013), setiap pagi Sarah mempersiapkan diri dengan semangat untuk bersekolah. Berangkat dari rumah bantuan korban tsunami pada 2006, Sarah berjalan kaki ke SDN Bojong 1 Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Ditemani ibunya, Sarah terpaksa berjalan kaki hampir 3 km karena sepeda yang biasanya mengantarkan Sarah rusak.

Kesulitan mereka belum usai, baik Sarah maupun ibunya kesulitan melihat. Semakin hari pandangan mereka semakin kabur. Karena tak punya uang, mata mereka belum bisa diobati hingga saat ini.

"Saat bengkak dulu tidak saya obati karena ketiadaan uang, maklum orang tidak punya. Sore makan dan pagi puasa," kata Juju Juarsih, ibu kandung Sarah Tsunami.

Menyandang nama tsunami bukan tanpa alasan. Karena sehari setelah dilahirkan Sarah sempat hilang terseret tsunami. Namun, Sarah ditemukan hidup di balik puing dan sampah akibat tsunami.

Kini Sarah Tsunami menunggu keajaiban selanjutnya agar penglihatannya bisa kembali normal. Sarah berharap ada bantuan dari para dermawan secepatnya sehingga tidak hanya pasrah pada nasib akibat kemiskinan yang mendera. (Adm/Yus)


Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6