Pemadatan Diduga Tak Maksimal, Jalan di Jaktim Kerap Amblas

Perbaikan dan pengawasan jalanan terus dilakukan agar hasilnya dapat bertahan jangka panjang.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 10:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Permasalahan jalan amblas di wilayah Jakarta Timur kerap terjadi. Pasalnya kerusakan jalan ini terjadi berulang di beberapa ruas jalan yang diduga disebabkan oleh perbaikan jalan kurang maksimal, seperti pada bekas galian utilitas. 

"Diduga saat proses perbaikan tidak menggunakan alat berat yang memadai hingga hasil pemadatan dan pengaspalan kurang optimal," ujar Yogi Metropeni, Ketua Subkelompok Bidang Pekerjaan Umum Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Jakarta Timur  di Jakarta, Senin 8 Juni 2026, dilansir Antara. 

Dia menjelaskan, temuan tersebut terungkap setelah Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) melakukan monitoring terhadap sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berpotensi amblas di wilayah Kecamatan Makasar dan Jatinegara.

Yogi menyebutkan pihaknya masih melakukan pengawasan terhadap empat lokasi yang sempat mengalami kerusakan meskipun seluruhnya telah diperbaiki.

Empat lokasi tersebut berada di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Lubang Buaya, dua titik di Jalan Raya TMII Pintu 1, Kelurahan Pinang Ranti, dan Jalan Raya Bekasi Timur, Kelurahan Jatinegara Kaum.

 

 

 

Hasil Pemantauan yang Dilakukan

Menurut Yogi, hasil pemantauan menunjukkan adanya indikasi kualitas pemadatan saat proses perbaikan sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan teknis di lapangan.

"Kondisi itu kemudian menyebabkan permukaan jalan kembali turun setelah menerima beban kendaraan berat yang melintas setiap hari,"' ucap dia.

Yogi mengatakan, kondisi jalan yang masih bergelombang di beberapa lokasi menjadi indikator struktur timbunan di bawah permukaan jalan belum sepenuhnya stabil.

Salah satu contohnya dapat ditemukan di kawasan simpang Jalan Raya Bekasi Timur dan Jalan Jatinegara Kaum yang telah beberapa kali mendapatkan penambalan.

"Meski demikian, permukaan jalan di lokasi tersebut masih menunjukkan gelombang yang menandakan adanya pergeseran atau penurunan lapisan tanah di bawahnya," papar Yogi.

 

Kasus yang Menonjol di Pondok Gede

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Makasar Dodi Julianto mengungkapkan salah satu kasus yang paling menonjol terjadi di Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di depan Mess Kartika Patria Denma Mabesad.

Titik tersebut tercatat telah diperbaiki sebanyak tiga kali karena kembali mengalami penurunan setelah pekerjaan sebelumnya selesai dilakukan. Perbaikan terakhir dilaksanakan pada 2 Juni 2026 dengan menggunakan material aspal hotmix dan cold mix.

"Hasil evaluasi sementara menunjukkan kerusakan kemungkinan berasal dari bekas galian pipa yang tidak dipadatkan secara sempurna ketika dilakukan penutupan kembali," ucap Dodi.

Dia melanjutkan, seiring waktu dan tingginya intensitas kendaraan yang melintas, lapisan tanah di bawah aspal mengalami penurunan hingga menyebabkan jalan ambles.

 

Kerusakan di Lokasi Jalan

Kerusakan di lokasi tersebut sempat mencapai kedalaman sekitar 50 sentimeter dengan ukuran sekitar 3 meter x 1,5 meter sehingga berpotensi membahayakan pengendara apabila tidak segera ditangani.

"Sebagai langkah pencegahan, petugas memberikan tanda berupa cat semprot putih di sekitar area yang masih dipantau agar pengguna jalan dapat meningkatkan kewaspadaan mereka saat melintas," ucap Dodi.

Dodi menekankan penggunaan alat berat, seperti finisher atau asphalt paver sangat diperlukan dalam pekerjaan perbaikan jalan, terutama pada titik-titik bekas galian utilitas.

"Alat tersebut mampu menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata sekaligus memastikan tingkat kepadatan material sesuai standar teknis," kata dia.

Selain menangani titik jalan amblas, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga terus melakukan pemeliharaan infrastruktur jalan secara menyeluruh. Di wilayah Kecamatan Makasar, tercatat sebanyak 69 titik jalan rusak yang telah diperbaiki dan kini dalam kondisi baik.

Termasuk di antaranya dua titik jalan amblas di Jalan Raya TMII Pintu 1 yang telah selesai ditangani pada pekan lalu. Meski demikian, proses pengawasan tetap dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan bertahan dalam jangka panjang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6