Ketua KPK: Kalau Atut Tak Datang Lagi, KPK Jemput ke Banten

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesalkan ketidakhadiran Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dalam pemeriksaan pekan lalu.

Diterbitkan 09 Desember 2013, 13:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesalkan ketidakhadiran Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dalam pemeriksaan pekan lalu. Untuk itu, dalam waktu dekat KPK akan kembali memanggil Ratu Atut untuk datang.

"Kita merencanakan dalam waktu dekat ini (kembali) memeriksa Bu Atut, kan kemarin yang bersangkutan abstain," ujar Ketua KPK Abraham Samad usai mengikuti peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/12/2013).

Abraham mengatakan, Ratu Atut seharusnya memenuhi panggilan KPK karena pemeriksaan itu sangat penting. "Karena mungkin yang bersangkutan ada kegiatan yang lain, padahal yang sebenarnya, pemeriksaan itu adalah kegiatan yang jauh lebih penting untuk dilakukan daripada kegiatan-kegiatan lain," jelasnya.

Karena itu, pada pemanggilan kedua ini Abraham berharap Ratu Atut tak lagi mangkir dan bersedia datang. "Oleh karena itu, sebagai warning saya, yang bersangkutan Ibu Atut nanti dalam pemanggilan berikutnya harus memenuhi panggilan, harus datang," katanya.

"Kalau yang bersangkutan tidak datang, KPK akan datang ke Banten menjemput," tegas Abraham. (Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6