Ahok: Ibu Rumah Tangga Lebih Rentan Kena HIV/AIDS daripada PSK

Ahok mengatakan tidak setuju seks di luar nikah, tapi penggunaan kondom adalah usaha sejak dini guna mencegah penyebaran virus HIV/AIDS.

Diterbitkan 06 Desember 2013, 19:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Sosialisasi pemakaian kondom dianggap berbagai kalangan sebagai sebuah ajakan untuk melakukan seks bebas. Namun Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok punya pandangan yang berbeda tentang penggunaan kondom.

Menurutnya, pemakaian kondom bukanlah sebuah ajakan untuk melakukan hubungan intim bebas. Jika melihat riset dan data penyebaran virus HIV Aids, seorang ibu rumah tangga yang tidak mekakukan hal-hal kegiatan di luar dan hanya melayani suaminya di rumah sangat rentan terkena AIDS.

"Ibu rumah tangga 5 kali lebih sering terjangkit virus HIV/AIDS daripada PSK sendiri," kata Ahok dalam peluncuran website Komnas Perempuan, di Balaikota, Jakarta, Jumat (6/12/2013).

"Itu lah gunanya kondom. Kita tidak pernah tahu apakah pasangan Anda mengidap HIV/AIDS," tambahnya.

Untuk anak muda sendiri, jelas Ahok, penggunaan kondom adalah sebuah usaha sejak dini guna mencegah penyebaran virus HIV/AIDS. Ahok mengaku bukan orang yang setuju untuk berbuat seks di luar nikah, tapi ia tidak bisa memaksakan orang lain masuk surga.

"Saya tidak pernah setuju seks di luar nikah, tapi saya tidak bisa mengajak semua orang masuk surga. Tapi kondom itu untuk mencegah HIV/AIDS. Pakai kondom itu bukan free sex," jelasnya.

Sebelumnya, saat perayaan HAS di Jalan Imam Bonjol, Ahok menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.

Menurutnya, untuk mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS agar tidak berlanjut. Semua warga DKI Jakarta, harus bersedia ikut dalam test untuk mengetahui apakah warga tersebut terjangkit HIV atau tidak. (Alv/Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6