TNI Menembak Mati Pimpinan OPM Wilayah Kwiyawage

Yustinus Murib tewas bersama sembilan anak buahnya ketika pasukan gabungan TNI menyergap mereka di Desa Jalingga, Jayawijaya, Papua. Yustinus adalah pimpinan OPM yang memimpin penyerangan ke Makodim Jayawijaya.

Diterbitkan 06 November 2003, 01:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Wamena: Pasukan gabungan dari Komando Distrik Militer Jayawijaya Batalyon 310 dan Komando Pasukan Khusus menembak mati 10 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pasukan TNI menyergap mereka di Desa Jalingga, Distrik Bulukma, Jayawijaya, Papua, Selasa (4/11), sekitar pukul 05.00 WIT. Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV dari Wamena, seorang di antara yang tewas itu adalah Yustinus Murib, pimpinan OPM wilayah Kwiyawage, Papua [baca: TNI-OPM Kembali Baku Tembak, Delapan Tewas].

Kontak tembak antara pasukan TNI dan anggota OPM berlangsung sekitar satu jam. Menurut Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Kolonel TNI Infanteri Agus Mulyadi, saat itu kelompok OPM berjumlah 35 orang dipimpin Yustinus Murib--bukan Yustinus Moris. Agus yang juga Komandan Resor Militer 172 Prajawirayakti ini mengatakan, kelompok Yustinus tersebut telah lama diintai karena diduga akan menyerang instalasi militer di Wamena. Yustinus adalah separatis yang memimpin penyerangan ke Kodim Jayawijaya, 4 April silam [baca: Makodim 1702 Jayawijaya Digempur, Tiga Tewas].

Langkah tersebut juga seiring dengan informasi dari masyarakat yang menyebutkan, kelompok pimpinan Yustinus akan memasuki Kota Wamena. Dan mereka akan menyerang Makodim dan Markas Kepolisian Resor Wamena.

Agus menambahkan, kelompok Yustinus disergap tim gabungan yang dipimpin langsung Komandan Distrik Militer Wamena Letnan Kolonel TNI Infanteri Gustav dan Danyon 310 Letkol TNI Infanteri Herman Jatmiko. Dalam kontak senjata tersebut akhirnya 10 anggota OPM tewas Sedangkan sebagian anggota OPM lainnya berhasil kabur ke dalam hutan. Kini ke-10 jenazah anggota OPM itu berada di Rumah Sakit Umum Wamena.(DEN/Ruba`i Kadir)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6