Liputan6.com, General Santos: Kepala Polisi Nasional Filipina Hermogenes Ebdane menyangkal bahwa penangkapan Faturrahman Al-Ghozi berhubungan dengan rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush ke Filipina, Sabtu depan. Dia menegaskan, Al Ghozi ditembak Ahad silam, setelah terlibat kontak senjata dengan polisi yang hendak menghentikan kendaraan mereka di Kota Pingkawayan di Mindanao [baca: Al-Ghozi Tewas Ditembak]. Pernyataan ini disampaikan Ebdane di Filipina, Senin (13/10).
Penasihat Keamanan Filipina Roilo Gonzales juga menepis isu yang menyebutkan Al Ghozi telah tertangkap kembali sebelumnya. Tersangka kasus peledakan asal Indonesia ini dibunuh saat berada dalam tahanan untuk mencegahnya buka mulut soal para pejabat yang membantunya melarikan diri dari tahanan. Meski demikian, polisi Pinkawayan menandaskan tidak terjadi kontak senjata. Sementara itu, saat melihat jenazah Al-Ghozi di General Santos, Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo mengatakan kematian ini membuktikan bahwa teroris tidak akan sukses melakukan aksinya di Filipina [baca: Presiden Filipina Melihat Jasad Al-Ghozi ].
Meski yakin Al Ghozi telah tewas, belum ada kesibukan yang mencolok di rumah keluarga Goci--panggilan sayang Al-Ghozi-- di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kemarin. Adik kandung Goci, Mohammad Izzat Ralifi, terlihat sibuk mengirim tanda tangan ibunya Nyonya Rukanah ke pengacara. Surat itu akan diteruskan ke Kedutaan Besar RI di Filipina berisi permintaan agar Goci dimakamkan di dekat makam ayahnya, Zainuri, di Madiun.
Rukanah kerap menerima telepon dari sanak keluarganya yang bertanya soal kepastian kematian putranya. Perempuan sepuh ini juga tampak tabah. Saat ini, ibu empat anak itu tinggal bersama putra keduanya Alif dan putri bungsunya, Erni Zainnaturahmmah serta istri dan anak Goci, Zaenab Qurotunnisa` dan Aiza Al-Ghozi.
Agar mengetahui dan mengenang almarhum Goci, Aiza yang masih berusia 15 bulan diperkenalkan lewat kliping berita tentang ayahnya di koran. Kliping itu berisi potongan berita yang dikoleksi sejak kasus Al Ghozi mencuat 20 Januari tahun silam [baca: Kapolri: Faturrohman Pernah Tinggal di Indonesia].(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)
Penasihat Keamanan Filipina Roilo Gonzales juga menepis isu yang menyebutkan Al Ghozi telah tertangkap kembali sebelumnya. Tersangka kasus peledakan asal Indonesia ini dibunuh saat berada dalam tahanan untuk mencegahnya buka mulut soal para pejabat yang membantunya melarikan diri dari tahanan. Meski demikian, polisi Pinkawayan menandaskan tidak terjadi kontak senjata. Sementara itu, saat melihat jenazah Al-Ghozi di General Santos, Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo mengatakan kematian ini membuktikan bahwa teroris tidak akan sukses melakukan aksinya di Filipina [baca: Presiden Filipina Melihat Jasad Al-Ghozi ].
Meski yakin Al Ghozi telah tewas, belum ada kesibukan yang mencolok di rumah keluarga Goci--panggilan sayang Al-Ghozi-- di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kemarin. Adik kandung Goci, Mohammad Izzat Ralifi, terlihat sibuk mengirim tanda tangan ibunya Nyonya Rukanah ke pengacara. Surat itu akan diteruskan ke Kedutaan Besar RI di Filipina berisi permintaan agar Goci dimakamkan di dekat makam ayahnya, Zainuri, di Madiun.
Rukanah kerap menerima telepon dari sanak keluarganya yang bertanya soal kepastian kematian putranya. Perempuan sepuh ini juga tampak tabah. Saat ini, ibu empat anak itu tinggal bersama putra keduanya Alif dan putri bungsunya, Erni Zainnaturahmmah serta istri dan anak Goci, Zaenab Qurotunnisa` dan Aiza Al-Ghozi.
Agar mengetahui dan mengenang almarhum Goci, Aiza yang masih berusia 15 bulan diperkenalkan lewat kliping berita tentang ayahnya di koran. Kliping itu berisi potongan berita yang dikoleksi sejak kasus Al Ghozi mencuat 20 Januari tahun silam [baca: Kapolri: Faturrohman Pernah Tinggal di Indonesia].(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572710/original/034284200_1777866003-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-04T103851.830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/401890/original/141003aGozy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893080/original/092267000_1721123116-finalissima.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298207/original/014755300_1784152342-000_C2B98B9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298204/original/071882900_1784151106-000_C2B74FU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298203/original/058226000_1784148752-063_2286273084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298200/original/032221000_1784143657-000_C2AY4MU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294283/original/019447300_1783828580-063_2285710131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297607/original/068216600_1784100787-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297033/original/033816400_1784066961-Spain_s_Lamine_Yamal__19__goes_for_the_ball_as_France_s_Bradley_Barcola__12__defends.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266771/original/058165600_1671519685-000_334V8R4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290735/original/090615500_1783493611-zico.jpg)