Tertangkap Bawa Golok, Pelajar Babak Belur Dihajar Warga

Warga kesal karena tawuran pelajar kerap mengganggu aktivitas dan meresahkan mereka.

Diterbitkan 17 Juli 2013, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
100 Pelajar dan berbagai senjata tajam diamankan petugas dalam razia yang digelar Polsek Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat. Warga yang geram akan aksi tawuran turut menangkap para pelajar yang membawa senjata tajam itu.

Bahkan, pelajar yang kedapatan membawa golok menjadi bulan-bulanan warga. Warga marah karena tawuran membuat resah dan masyarakat ketakutan.

Razia dilakukan menyusul tawuran pelajar yang kembali terjadi, Selasa 16 Juli 2013 kemarin.  Petugas juga menangkap pelajar yang kedapatan membawa golok gobang yang disembunyikan di dalam tas.

Pantauan Liputan 6 SCTV, Rabu (17/7/2013) jajaran kepolisian Polsek Cisaat, Sukabumi, merazia sejumlah pelajar yang hendak berangkat sekolah dengan menggunakan kendaraan bus dan angkutan kota.

Polisi yang curiga terhadap bus yang penuh dengan pelajar itu langsung menghentikan dan merazia semua penumpangnya. Hasilnya, berbagai senjata tajam, gir motor, golok serta celurit diamankan petugas.

"Untuk mengantisipasi tawuran pelajar yang kerap terjadi kami akan terus merazia para pelajar. Mereka yang tertangkap basah membawa sajam akan diproses," kata Kapolsek Cisaat, Kompol Sumarta.

Ia menambahkan 100 pelajar yang ditangkap itu berasal dari 4 sekolah kejuruan SMK, yakni Taman Siswa, SMK Pasundan, SMK Siliwangi dan SMK Kartika Candra. (Adi/Ism)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6