UMKM di Daerah Terdampak Bencana Mendadak Melonjak, Satgas Ungkap Faktornya

Transaksi UMKM di wilayah terdampak bencana Sumatera melonjak tajam seiring percepatan penyaluran bantuan ekonomi dan pemulihan pasar.

Diterbitkan 10 Mei 2026, 14:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemulihan ekonomi di Aceh, Sumut, Sumbar signifikan, transaksi UMKM e-commerce meningkat.
  • Total transaksi UMKM mencapai 13,2 juta, naik 77% sejak akhir April 2026.
  • Peningkatan didorong penyaluran bantuan stimulan ekonomi dan perbaikan pasar.

Liputan6.com, Jakarta - Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satunya terlihat dari peningkatan transaksi UMKM melalui platform e-commerce.

Data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 8 Mei 2026 mencatat total transaksi UMKM mencapai 13.209.182 transaksi di tiga wilayah tersebut.

Rinciannya, Aceh mencatat 87.746 transaksi dengan 1.396 produk, Sumatera Utara mencapai 9.781.946 transaksi dengan 631 produk, dan Sumatera Barat sebanyak 3.339.490 transaksi dengan 101 produk.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 77 persen dibandingkan akhir April 2026 yang tercatat sebanyak 7.461.422 transaksi.

Peningkatan transaksi UMKM ini sejalan dengan percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi kepada masyarakat terdampak bencana.

Di Aceh, bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp250,48 miliar dari total Rp254,44 miliar. Kemudian di Sumatera Utara sebesar Rp53,38 miliar dari total Rp62,90 miliar, serta di Sumatera Barat sebesar Rp16,83 miliar dari total Rp17,74 miliar.

 

Pemulihan Ekonomi Masyarakat terdampak Jadi Prioritas Utama

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, mengatakan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak menjadi prioritas utama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Untuk peningkatan ekonomi sudah kita dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan,” kata Amran dalam konferensi pers Satgas PRR di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Menurut dia, pemulihan ekonomi dilakukan melalui penguatan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga perbaikan pasar.

Satgas PRR juga menargetkan penyelesaian perbaikan pasar yang masih tersisa di wilayah terdampak agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat pulih sepenuhnya.

“Di Sumbar sudah 100 persen (pasar). Kemudian di Sumut sudah 98 persen dan di Aceh 89 persen. Jadi tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya,” ujar Amran.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6