24.980 Personel Gabungan Amankan Peringatan May Day di Jakarta

Sebanyak 24.980 personel gabungan dikerahkan dalam Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Diterbitkan 01 Mei 2026, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 24.980 personel gabungan dikerahkan dalam Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto mengatakan, pengerahan personel gabungan ini untuk memastikan acara berjalan lancar, aman, tertib, dan kondusif.

"Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemda, Pamdal, dan unsur terkait menyiapkan 24.980 personel. Terdiri dari 15.575 personel Polri, 6.003 personelTNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas," kata Budhi di Jakarta, dikutip Jumat (1/5/2026).

Perayaan May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas diperkirakan dihadiri oleh kurang lebih 220 ribu peserta dari berbagai provinsi. Sedangkan di depan Gedung DPR/MPR akan dihadiri sekitar 5.000-7.000 buruh.

Menurut Budhi, untuk rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, tergantung kepadatan kondisi jalan. Karena itu, Budi mengimbau, kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan untuk menghindari area yang menjadi titik acara.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang tidak begitu memiliki kepentingan suatu urusan dapat menghindari wilayah-wilayah yang kami sampaikan tadi," kata dia.

"Mengingat akan ada intensitas keramaian, kepadatan, sehingga arus lalu lintas terkait tentang rekayasa dan lain-lain itu sifatnya fungsional dan situasional," sambung Budhi.

Budhi menegaskan, Polda Metro Jaya akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta.

 

Monas Mulai Padat Peserta May Day Fiesta 2026, Ribuan Buruh Datang dari Berbagai Daerah

Sebelumnya, perayaan Hari Buruh Internasional bertajuk May Day Fiesta 2026 akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5/2026). Sekitar 220 ribu buruh dari berbagai daerah akan memadati Monas.

Berdasarkan pantauan Lipuran6.com, arus lalu lintas sekitaran Monas dipadati bus peserta sejak Jumat pagi (1/5/2026). Kepadatan terjadi di sejumlah titik, mulai dari arah Bundaran HI, kawasan Patung Kuda, hingga Jalan Medan Merdeka Selatan.

Tak hanya menggunakan armada bus, ada pula peserta May Day yang hadir menggunakan kendaraan lain seperti motor, mobil, dan mini bus. Area parkiran IRTI pun tampak sudah dipenuhi oleh kendaraan peserta May Day.

Ribuan buruh terlihat ramai memasuki Monas melalui Pintu Patung Kuda. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Polisi Militer, hingga Satpol PP tampak berjaga dan arus mengatur pergerakan peserta sehingga agar tetap tertib dan lancar.

Peringatan acara May Day Fiesta 2026 di Monas diperkirakan dihadiri oleh 220 ribu peserta yang datang dari berbagai provinsi. Mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Lampung.

 

Rekayasa Arus Lalu Lintas

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, opsi rekayasa lalu lintas masih bersifat situasional, tergantung kepada kondisi lalu lintas.

"Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan," ujar Komarudin kepada wartawan, dikutip Jumat (1/5/2026).

Dengan didukung oleh 1.793 personel, Komarudin berharap tidak sampai melakukan penutupan sehingga konsep pengamanan dimulai dari zona hijau, zona kuning, zona merah dan tidak sampai ada peningkatan.

"Ya kami berharap kita tetap bermain di zona hijau, artinya bahwa seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk," ungkap Komarudin.

Dia menambahkan, zona kuning bakal diberlakukan apabila ruas Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan mengalami peningkatan kepadatan kendaraan.

"Kami akan mainkan zona kuning di mana akan kami alihkan ya mulai dari Sarinah, kemudian juga Tugu Tani, kemudian juga Harmoni, ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volume-nya," terang Komarudin.

Oleh karena itu, ia berharap kepada semua pihak, baik pengendara maupun peserta May Day agar turut mengikuti arahan dari petugas yang berjaga.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6