Aksi Begal di Bawah JPO Gunung Sahari Akhirnya Terungkap

Empat pelaku begal bercelurit yang merampas motor dan ponsel seorang pengendara di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, ditangkap polisi.

Diterbitkan 24 April 2026, 14:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi menangkap empat begal bercelurit di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
  • Pelaku merampas motor dan ponsel korban GH di bawah JPO Halte Jembatan Merah.
  • Penangkapan berdasarkan CCTV, menyita celurit dan motor, pelaku dijerat Pasal 479 KUHP.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap empat begal bercelurit merampas motor dan ponsel pengendara di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Di mana aksi ini sempat viral di media sosial.

Ini pun berawal dari korban GH (23) dibegal saat melintas bersama rekannya, di mana empat  pelaku menghadang saat berada di bawah JPO Halte Jembatan Merah, Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar pada Kamis, 9 April 2026.

"Pelaku menghentikan korban di jalan, kemudian mengancam dengan senjata tajam dan merampas sepeda motor serta handphone milik korban. Ini merupakan tindak pidana serius yang kami tindak tegas," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2026).

Dia menuturkan, tim dari Polsek Sawah Besar langsung diturunkan. Berbekal rekaman CCTV dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), identitas para pelaku terungkap.

 

Ditangkap di Berbagai Tempat

Menurut Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, empat orang pelaku berinisial HQQ, JM, FP, dan YIP, ditangkap di berbagai tempat berbeda.

Penangkapan dilakukan di Tangerang, Jakarta Barat, hingga apartemen di Jakarta. Polisi menyita satu celurit dan dua sepeda motor.

"Seluruh pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti berupa senjata tajam, kendaraan yang digunakan, serta pakaian saat beraksi,” ujar Rahmat.

Keempat pelaku kini diperiksa intensif. Mereka dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6