Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Pesantren di Cigudeg Bogor, 658 Jiwa Terdampak

Banjir di Bogor dipicu hujan deras sejak Sabtu sore kemarin.

Diterbitkan 19 April 2026, 08:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ratusan rumah di Rengasjajar, Bogor, terendam banjir akibat hujan deras dan luapan sungai.
  • 199 rumah dan 658 jiwa terdampak; 6 keluarga mengungsi karena rumah berlumpur.
  • Banjir berangsur surut; BPBD salurkan bantuan dan tangani kebutuhan mendesak.

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan rumah di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, terendam banjir pada Sabtu (18/4/2026) malam. Peristiwa ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Sabtu sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani mengungkapkan banjir yang dipicu meluapnya Kali Cisuda, Kali Cidangdeur, dan Kali Cibungur mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. BPBD mencatat sejumlah wilayah terdampak meliputi Kampung Lebak Wangi Pasar, Lebak Wangi Girang, Pasir Sereh, dan Kampung Kadaung.

"Permukiman warga yang terendam berada di bantaran sungai," ujar Adam, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, wilayah Kampung Kadaung menjadi daerah paling parah terdampak banjir. Sebanyak 199 unit rumah yang dihuni 199 kepala keluarga atau 658 jiwa terendam banjir.

Selain permukiman warga, dua fasilitas pondok pesantren di wilayah Lebak Wangi Hilir dan Pasir Sereh juga terdampak banjir.

 

Banjir Berangsur Surut

Adam menjelaskan banjir yang terjadi bersifat lintasan, sehingga tidak menimbulkan kerusakan bangunan. Namun, sebanyak enam kepala keluarga atau 23 jiwa di Kampung Lebak Wangi Pasar terpaksa mengungsi ke Masjid Al-Kautsar.

"Saat ini kondisi banjir sudah berangsur surut, tapi ada yang mengungsi karena kondisi rumah mereka dipenuhi lumpur," terang Adam.

Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini meliputi kasur, pakaian layak pakai, serta logistik tanggap darurat.

"Personel masih melakukan penanganan dan menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6