Viral Mobil Patroli Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Begini Penjelasan Polisi

Dalam video itu, di dekat kendaraan, polisi berseragam lengkap terlibat saling dorong dengan warga. Suasana tampak riuh.

Diterbitkan 14 April 2026, 15:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Video viral mobil polisi dikerumuni warga, isu tabrak orang beredar.
  • Polsek Tebet membantah, insiden akibat tawuran antarwarga dibubarkan.
  • Korban jatuh dekat mobil karena lemparan batu, bukan tertabrak.

Liputan6.com, Jakarta - Viral di media sosial video sebuah mobil patroli polisi dikerubungi warga dengan kondisi sirene meraung-raung. Dalam video itu, di dekat kendaraan, polisi berseragam lengkap terlibat saling dorong dengan warga. Suasana tampak riuh.

Isu liar pun beredar. Mobil polisi disebut menabrak warga hingga memicu amarah massa. Namun, Polsek Tebet menepis isu tersebut.

Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan menegaskan, kejadian itu bukan penabrakan, melainkan buntut tawuran antarwarga di Jalan Bukit Duri Selatan yang terjadi pada Senin, 13 April 2026.

“Petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat, sekitar lima menit,” kata dia kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Menurut dia, korban yang disebut tertabrak diduga justru terkena lemparan batu saat tawuran. Korban kemudian terjatuh di dekat mobil patroli, sehingga memicu salah paham warga.

"Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli, sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat," terang dia.

Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

Situasi yang memanas membuat kendaraan dinas jadi sasaran lemparan hingga mengalami kerusakan. Korban sendiri sudah dilarikan ke RS Tebet untuk mendapat penanganan medis.

"Korban sendiri telah dibawa ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis," ucap dia.

Dia mengimbau warga tak mudah terpancing isu liar. Situasi kamtibmas diminta tetap dijaga agar tetap aman dan kondusif.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6