Tim Maung Asri Gerak Cepat Tangani Keluhan Warga Terkait Dugaan Peternakan Bebek di Depok

Tim Maung Asri atau Tim Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah bergerak cepat melakukan penanganan keluhan warga di Depok, Jawa Barat.

Diterbitkan 01 April 2026, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tim Maung Asri tangani keluhan peternakan bebek bising di permukiman Cinangka, Depok.
  • Tim Maung Asri edukasi pemilik untuk urus izin lingkungan dan kelola limbah.
  • Tim Maung Asri hanya penanganan awal, penutupan wewenang dinas terkait.

Liputan6.com, Jakarta - Tim Maung Asri atau Tim Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah bergerak cepat melakukan penanganan keluhan warga. Ada pun laporan warga terkait adanya aktivitas dugaan peternakan bebek yang dinilai bising karena berada, di permukiman penduduk daerah Cinangka, Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar).

Ketua Tim Maung Asri Kota Depok Tri Sakti Anggoro membenarkan telah menindaklanjuti laporan pengaduan warga terhadap peternakan bebek Cinangka. Setelah mendatangi lokasi diduga peternakan, Tim Maung Asri berkoordinasi dengan pemilik peternakan.

"Kita sudah mengecek lokasi diduga peternakan yang dikeluhkan warga karena suara yang bising," ujar Sakti saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (1/4/2026).

Di lokasi diduga peternakan, lanjut dia, Tim Maung Asri melihat adanya puluhan unggas bebek yang dipelihara pemilik. Tim Maung Asri bersama Satpol PP Kota Depok, aparatur kelurahan Cinangka, memberikan edukasi kepada pemilik unggas dan pengurus lingkungan.

"Ya penanganannya sifatnya edukasi, aja bahwasannya yang bersangkutan sangat kooperatif," terang Sakti.

Sakti menjelaskan, pemilik unggas diarahkan untuk membuat izin lingkungan hidup apabila ingin membuat peternakan. Menurutnya, sebuah peternakan harus memiliki sejumlah izin, termasuk penanganan limbahnya sehingga tidak mengganggu lingkungan.

"Sebenarnya kalau dari pelaporan sih bunyinya, bunyi-bunyi dan segala macam tuh namanya orang ternak bebek," ucap Sakti.

 

Permasalahan Warga

Sakti melihat, kondisi diduga peternakan bukan layaknya sebuah peternakan besar. Namun yang menjadi permasalahan warga, yakni letak kondisi diduga peternakan berada di wilayah pemukiman sehingga warga merasa terganggu.

"Cuma ya tadi itu sebenarnya bukan peternakan gede amat sih, lebih kayak orang memelihara, cuma jumlah puluhan ga sampai seratusan," terang dia.

Sakti menegaskan, Tim Maung Asri tidak dapat melakukan penutupan terhadap dugaan peternakan yang dikeluhkan warga. Tim Maung Asri merupakan satuan penanganan pertama bentukan Pemerintah Kota Depok, untuk menindaklanjuti adanya laporan keluhan masyarakat.

"Kami sifatnya penanganan pertama menindaklanjuti keluhan masyarakat, jadi untuk kewenangan penutupan atau tindakan lainnya kewenangannya di dinas terkait," kata Sakti.

Dia mengungkapkan, Tim Maung Asri telah melakukan penanganan sejumlah keluhan masyarakat, mulai dari sampah hingga terjadinya genangan air. Nantinya hasil penanganan akan ditindaklanjuti ke dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.

"Selain melakukan penanganan, kami turut memberikan edukasi kepada masyarakat sesuai arahan Wali Kota Depok menciptakan Kota Depok yang Asri," pungkas Sakti.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6