Hari Kedua Lebaran, Jalur Puncak Mulai Diserbu Kendaraan Wisatawan Pagi Ini

Arus kendaraan wisatawan menuju kawasan Puncak, Bogor, mulai menunjukkan peningkatan pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026) pagi.

Diterbitkan 22 Maret 2026, 10:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Arus wisatawan ke Puncak meningkat pada hari kedua Lebaran, padat di Simpang Gadog.
  • Polisi terapkan one way Jakarta-Puncak mulai 07.30 WIB untuk atasi kepadatan lalu lintas.
  • 120 personel dan sukarelawan dikerahkan di 5 titik rawan untuk minimalisir kemacetan.

Liputan6.com, Jakarta - Arus kendaraan wisatawan menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mulai menunjukkan peningkatan pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026) pagi. Kepadatan lalu lintas mulai terjadi, terutama di kawasan Simpang Gadog.

Berdasarkan pantauan pada pukul 09.30 WIB, kendaraan dari jalur arteri maupun dari gerbang Tol Ciawi memadati Simpang Gadog. Pertemuan arus kendaraan di titik tersebut menyebabkan antrean cukup panjang.

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan, peningkatan volume kendaraan telah terpantau sejak pukul 06.00 WIB. Kondisi ini membuat antrean kendaraan tidak terhindarkan, sehingga pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way dari Jakarta menuju Puncak.

"Warga yang akan berwisata ke Puncak hari ini cukup padat sehingga kami terapkan rekayasa lalu lintas melalui one way dimulai dari pukul 07.30 WIB," kata Afif.

 

Siagakan 120 Personel

Menurut Afif, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, termasuk kemungkinan penerapan one way dari arah sebaliknya jika terjadi peningkatan arus kendaraan dari Puncak menuju Jakarta.

"Tahap selanjutnya one way ke bawah tapi itu dilakukan jika kendaraan dari atas sudah cukup padat," terangnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Puncak, Satlantas Polres Bogor mengerahkan sebanyak 120 personel yang ditempatkan di lima titik rawan kemacetan. Selain itu, pihak kepolisian juga dibantu oleh sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas).

"Lima titik lokasi ini memang rawan kemacetan, sehingga diharapkan keberadaan personel ini bisa meminimalisir kemacetan," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6