Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kerinduan untuk pulang ke kampung halaman kembali menguat di hati jutaan masyarakat Indonesia. Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan panjang melintasi kota dan provinsi. Lebih dari itu, mudik adalah momen untuk kembali ke rumah, memeluk keluarga, serta merajut kembali kebersamaan yang mungkin lama terpisah oleh jarak dan kesibukan pekerjaan.
Di tengah tradisi tahunan yang penuh makna tersebut, berbagai pihak turut berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Salah satunya datang dari Tempo Scan Group yang kembali menghadirkan program Mudik Gratis bertema “Mudik Sepenuh Hati 100% Indonesia dari Generasi ke Generasi Bersama Membangun Negeri.” Program ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada para mitra usaha, sekaligus upaya memperkuat kepercayaan yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Tahun 2026 ini, Tempo Scan menyediakan 52 bus untuk mengantarkan sekitar 3.000 peserta dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya hingga Lampung. Tak hanya fasilitas mudik gratis, setiap peserta juga mendapatkan goodie bag menarik dari Tempo Scan dan berbagai hadiah menarik saat sesi doorprize dan kuis. Termasuk hadiah uang tunai dari Tempo Scan.
Advertisement
Pelepasan peserta mudik berlangsung di Masjid Istiqlal, yang dikenal sebagai simbol persatuan dan keberagaman umat Muslim Indonesia. Dari tempat yang sarat nilai kebersamaan itu, ribuan pemudik memulai perjalanan pulang dengan harapan dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta di kampung halaman.
Executive Chairman & Founder Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari tujuh dekade.
“Selama 72 tahun kami berpegang pada nilai tanggung jawab dan kebermanfaatan. Nilai ini menjadi dasar dalam membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan dengan para mitra usaha,” ujar Handojo.
Ia berharap program mudik gratis ini dapat membantu meringankan perjalanan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk kembali berkumpul bersama keluarga.
“Semoga program ini bisa membantu perjalanan para pemudik dan membawa mereka pulang dengan aman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” katanya.
Sebagai perusahaan yang sepenuhnya berasal dari Indonesia, Tempo Scan juga memandang mitra usaha sebagai bagian penting dalam perjalanan pertumbuhan perusahaan. Sejak pertama kali digelar pada 2017, program Mudik Gratis Tempo Scan telah memberangkatkan puluhan ribu pemudik ke berbagai daerah di Indonesia.
“Program Mudik Sepenuh Hati 100% Indonesia ini menegaskan komitmen Tempo Scan sebagai perusahaan 100% Indonesia yang hadir dari generasi ke generasi untuk bersama membangun negeri,” jelas Handojo.
Handojo Serukan Penggunaan Produk Asli Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534328/original/038879200_1773818812-20260315_083215.jpg)
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk-produk buatan dalam negeri, termasuk produk yang diproduksi oleh Tempo Scan. Beberapa di antaranya telah lama dikenal masyarakat, seperti bodrex, Oskadon, hemaviton, Neo rheumacyl, My Baby, serta Marina.
“Produk-produk Tempo Scan adalah produk rakyat. Kita harus menjadi tuan rumah di negara sendiri. Kalau bisa, kita mengkonsumsi produk buatan rakyat Indonesia sendiri,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Handojo berharap seluruh peserta mudik dapat menjalani perjalanan dengan selamat hingga tiba di kampung halaman.
“Saya berharap perjalanan mudik ini berjalan lancar dan semua peserta selamat sampai tujuan. Sebentar lagi kita juga akan menyambut hari kemenangan, dan saya mengucapkan lebih awal mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Mensyukuri Perjalanan Mudik sebagai Jalan Kebaikan
Sementara itu, dalam tausiah singkatnya, Ustaz Muhammad Akri mengajak para peserta mudik untuk mensyukuri kesempatan pulang ke kampung halaman melalui program mudik gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kebaikan yang membawa manfaat bagi banyak orang.
Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan manusia memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, umat manusia juga diajak untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan.
“Indah menjadi orang baik. Allah memerintahkan kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Yang mengantarkan kita pulang kampung melakukan kebaikan, dan kita yang pulang kampung juga harus membawa niat kebaikan,” tuturnya.
Menurutnya, perjalanan mudik tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan fisik menuju kampung halaman, tetapi juga sebagai momentum memperkuat niat baik dalam kehidupan. “Kita berangkat dengan kebaikan, sampai di kampung halaman juga dengan kebaikan. Ketika kembali bekerja nanti pun tetap dengan kebaikan,” katanya.
Ia pun berharap program mudik gratis seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Semoga Allah memberikan kelancaran dalam perjalanan kita. Program seperti ini luar biasa. Tempo Scan sudah berdiri puluhan tahun dan berkali-kali membantu masyarakat pulang kampung. Mudah-mudahan ke depan bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Advertisement
Wakil Menteri Perhubungan Apresiasi Inisiatif Mudik Gratis Tempo Scan
Apresiasi terhadap program ini juga datang dari Wakil Menteri Perhubungan Suntana yang turut hadir melepas peserta mudik dari Masjid Istiqlal.
“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada Tempo Scan atas semangat kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat melalui program mudik gratis ini,” ujar Suntana.
Menurutnya, inisiatif dunia usaha dalam membantu masyarakat pulang kampung merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional. Ia juga mengingatkan para pemudik untuk tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan.
“Hati-hati di jalan, perhatikan barang bawaan masing-masing. Bagi yang membawa anak-anak, tolong benar-benar dijaga agar tidak terpisah,” pesannya.
“Mudik itu harus nyaman, aman, dan bahagia,” tegasnya.
Mudik Gratis Bantu Keluarga Hemat Biaya hingga Jutaan Rupiah
Bagi banyak peserta, program mudik gratis ini bukan hanya memudahkan perjalanan pulang kampung, tetapi juga membantu menghemat pengeluaran yang biasanya cukup besar saat musim Lebaran. Hal itu dirasakan oleh sejumlah peserta seperti Erwin, Anggun, dan Desi yang berangkat bersama keluarga mereka.
Erwin, peserta mudik tujuan Purworejo, mengaku sangat terbantu karena sebelumnya kesulitan mendapatkan tiket kereta untuk mudik Lebaran. Jika harus membeli tiket secara mandiri, biaya perjalanan bisa mencapai sekitar Rp400 ribu per orang. Dengan lima anggota keluarga, total biaya transportasi yang harus dikeluarkan bisa mencapai sekitar Rp2 juta.
“Saya sangat berterima kasih atas program ini. Semoga ke depan program seperti ini terus berjalan karena sangat membantu masyarakat. Semoga Tempo Scan terus jaya,” tuturnya.
Cerita serupa juga dirasakan Anggun yang mudik ke Pekalongan bersama lima anggota keluarganya. Ia bahkan sudah dua kali mengikuti program tersebut.
“Ini yang kedua kalinya ikut. Tahun lalu juga ikut mudik gratis ke Pekalongan,” kata Anggun.
Menurutnya, biaya transportasi yang biasanya dikeluarkan untuk perjalanan kini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.
“Bisa dipakai untuk keperluan di kampung atau bagi-bagi ke saudara,” ujarnya.
Sementara itu, bagi Desi, program mudik gratis Tempo Scan tahun ini menjadi pengalaman pertama yang sangat berkesan saat ia pulang ke Solo bersama keluarga.
“Saya mudik ke Solo bersama keluarga, total ada empat orang. Ini pertama kalinya ikut mudik gratis,” ujar Desi.
Sebelumnya, Desi mengaku biasanya menghabiskan sekitar Rp2 juta untuk biaya perjalanan pulang kampung. Dengan adanya program mudik gratis ini, dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain selama Lebaran.
“Kalau sekarang dapat mudik gratis, uangnya mungkin bisa dipakai untuk bagi-bagi THR di kampung,” ujarnya.
Cerita para peserta tersebut menjadi gambaran bahwa program mudik gratis bersama Tempo Scan tidak hanya membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman, tetapi juga memberikan ruang bagi keluarga untuk menghemat pengeluaran dan berbagi kebahagiaan saat Hari Raya.
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/836/original/072087300_1545939912-IMG_20180420_135756_758.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533657/original/056802100_1773753794-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554632/original/024533300_1776082056-Rapat_RDP.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553651/original/076213300_1776004452-Ketupat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552860/original/031451100_1775839808-Korlantas_Polrii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552755/original/027269800_1775825363-Kakorlantass.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552368/original/040527000_1775807922-Kakorlantas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551053/original/097487400_1775716833-Arus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538299/original/034483200_1774509775-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_12.34.22.jpeg)