Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mengaspal, Waktu Tempuh 121 Menit dan Titik Pemberhentiannya

Transjabodetabek rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mencapai sekitar 121 menit dengan panjang lintasan 65,1 kilometer (km).

Diterbitkan 12 Maret 2026, 10:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Transjabodetabek rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) baru saja diresmikankan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprakirakan waktu tempuhnya mencapai sekitar 121 menit dengan panjang lintasan 65,1 kilometer (km).

"Untuk estimasi perjalanan diperkirakan 121 menit, Pak. Ini kita persiapkan panjang lintasan 65,1 km," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta, Ujang Hermawan di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Selain jarak tempuh yang cukup panjang, layanan ini juga memiliki 23 titik pemberhentian untuk menjangkau lebih banyak penumpang. Ujang merinci, terdapat 13 halte di wilayah Jakarta dan 10 titik pemberhentian di luar Jakarta, yang dihitung untuk perjalanan pulang-pergi.

"Jumlah bus yang disampaikan Pak Gubernur adalah 14 unit. Tentunya ada 13 titik pemberhentian di Jakarta dan 10 titik bus stop di luar Jakarta," kata Ujang.

Bus Transjabodetabek rute ini juga dirancang langsung melayani tiga terminal utama di bandara dengan tarif promosi sebesar Rp3.500 untuk jangka waktu tiga bulan.

Layanan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan total 14 armada bus.

Interval keberangkatan diperkirakan berkisar 10 hingga 20 menit, sehingga penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bus.

 

Titik Pemberhentian

Berikut daftar 23 titik pemberhentian rute Transjabodetabek SH2 Blok M–Bandara Soetta dan sebaliknya:

Rute Blok M-Bandara Soetta

1. Blok M Jalur 6

2. Bundaran Senayan 2

3. FX Sudirman

4. Gelora Bung Karno 2

5. DPR MPR 1

6. DPR MPR 2

7. Sbr. Sowan Wisata Belanja

8. Jl. Cengkareng Golf Club 1

9. Soewarna Foodhall 1

10. Jl. Cengkareng Golf Club 3

11. Terminal Kargo 1

12. Terminal Kargo 2

13. Perkantoran Soekarno-Hatta

Rute Bandara Soetta-Blok M

1. Perkantoran Soekarno-Hatta

2. Stasiun KA Bandara

3. Imigrasi SHIA

4. Bundaran Cargo

5. Sekolah Ibu Pertiwi

6. Swadaya Slipi

7. Perpustakaan Riset BPK

8. Sbr. DPR MPR 1

9. Gelora Bung Karno 1

10. Summitmas

11. Bundaran Senayan 1

12. Blok M Jalur 6

 

Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Resmi Diluncurkan, Pramono: Tarif Rp 3.500

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (12/3/2026). Tarif ditetapkan sebesar Rp3.500 selama tiga bulan pertama.

Pramono mengatakan kebijakan tarif tersebut ditetapkan untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum saat menuju bandara.

"Hari ini kita memulai sesuatu yang baru yang ditunggu oleh masyarakat, yaitu untuk meresmikan layanan TransJabodetabek SH2 rute Blok M - Bandara Soekarno-Hatta. Trayek ini adalah trayek yang ditunggu oleh banyak orang," kata Pramono di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Menurut dia, selama tiga bulan ke depan tarif layanan tersebut disamakan dengan tarif transportasi Transjakarta ke rute-rute lain.

"Seperti yang tadi saya sampaikan, untuk rute SH2 Blok M ini, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama 3 bulan, terutama dalam rangka menyambut Idulfitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp 3.500 selama 3 bulan ini,” ujarnya.

Setelah masa promosi berakhir, Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi tarif karena panjang rute dan kebutuhan subsidi menuju Bandara Soetta yang dinilai cukup besar. Pramono menyebut tarif kemungkinan akan disesuaikan setelah tiga bulan.

"Setelah itu, kami akan melakukan evaluasi karena memang bebannya cukup berat dan subsidinya terlalu besar. Kami akan menaikkan angkanya di rentang antara Rp 10.000 sampai dengan Rp 15.000," kata dia.

Kurangi Penggunaan Pribadi

Pramono menjelaskan peluncuran rute tersebut bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara yang selama ini mendominasi perjalanan.

Ia menyebut sekitar 70–80 persen penumpang bandara masih menggunakan kendaraan pribadi ketika bepergian. Padahal, berdasarkan data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pengguna Bandara Soekarno-Hatta mencapai sekitar 54,9 juta orang per tahun.

"Kita tahu bersama bahwa masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi ketika mereka akan bepergian menggunakan airport, itu antara 70 sampai 80 persen menggunakan kendaraan pribadi," ucap Pramono.

Pada tahap awal, layanan rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dioperasikan dengan 14 unit bus. Bus akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan waktu tunggu sekitar 10–20 menit.

Pemprov DKI memperkirakan layanan ini mampu melayani sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang per hari pada tahap awal.

Estimasi waktu perjalanan mencapai sekitar 121 menit dengan panjang lintasan 65,1 kilometer (km). Sepanjang rute terdapat total 23 titik pemberhentian, yakni 13 halte di wilayah Jakarta dan 10 halte di luar Jakarta untuk perjalanan pulang-pergi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6