Bupati Tangerang Ungkap Rp 341 Miliar Digelontorkan untuk Perbaiki Hal Ini

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan anggaran Rp 341 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak yang menjadi prioritas.

Diterbitkan 10 Maret 2026, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bupati Tangerang anggarkan Rp 341 miliar untuk perbaikan jalan rusak.
  • Perbaikan jalan akan dimulai April 2026, lebih cepat dari tahun lalu.
  • Jalan prioritas meliputi Pakuhaji, Pasar Kemis, dan Cadas-Kukun.

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan, telah menganggarkan Rp 341 miliar demi memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. Meski demikian, hal itu baru terlaksana pasca lebaran atau April 2026.

"Saya minta agar masyarakat bersabar, karena jalan rusak di Kabupaten Tangerang akan segera diperbaiki, semua berproses," kata dia di Tangerang, Senin (9/3/2026).

Meski baru dilaksanakan di bulan April 2026, menurut Maesyal target ini lebih cepat dibandingkan tahun lalu, yang baru dimulai bulan Juli.

adapun ruas jalan prioritas yang bakal diperbaiki diantaranya:

  1. Jalan Raya Pakuhaji
  2. Jalan Raya Pasar Kemis
  3. Jalan Cadas-Kukun

Meski terlihat besar, Maesyal membeberkan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki seluruh jalan di Kabupaten Tangerang harus menelan biaya sebesar Rp 1,5 triliun. Karena itu, semua prosesnya akan dilakukan secara bertahap.

Maesyal juga merinci, untuk memperbaiki jalan, semuanya berasal dari  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni, di mana Rp 181 miliar untuk jalan dan jembatan, ditambah Rp 160 miliar dari anggaran pergeseran, sehingga total anggaran perbaikan jalan Rp 341 miliar.

 

Utak-atik Anggaran

Sementara, Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan, penanganan pengelolaan jalan ada tiga, yaitu pemeliharaan rutin, darurat, dan rekonstruksi permanen.

Pemkab Tangerang pun telah melakukan pergeseran maupun recofusing anggaran atau strategi pengalihan atau penyesuaian prioritas belanja pemerintah.

"Anggaran mana yang tidak terlalu penting dialihkan buat perbaikan jalan diantaranya jalan Pasar Kemis dan Pakuhaji itu," kata Iwan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6