5.200 Warga Kabupaten Buleleng Lakukan Gerakan Bali Bebas Sampah, Dukung Program ASRI

Sebanyak 5.200 warga Kabupaten Buleleng, Bali melakukan Gerakan Bali Bebas Sampah di tujuh titik pesisir pantai.

Diterbitkan 03 Maret 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 5.200 warga Kabupaten Buleleng, Bali melakukan aksi kebersihan memungut sampah di tujuh titik pesisir pantai, guna mendukung program nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Masyarakat Buleleng serentak memungut sampah dalam aksi nyata Gerakan Bali Bebas Sampah yang terbagi tujuh titik pantai yakni pantai Kampung Baru, pantai Kubu Jati, pantai Penarukan, pantai Kayu Buntil, pantai Camplung, pantai Pemaron dan pantai Anturan," ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Senin 2 Maret 2026 seperti dilansir Antara.

Sutjidra mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi komitmen bersama semua komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga laut dan kehidupan.

Ia menekankan masalah sampah yang ada dapat ditangani apabila seluruh lapisan saling bekerja sama dan kompak dengan tujuan yang sama dalam menjaga lingkungan.

"Dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 157 kilometer yang terpanjang di Bali, Buleleng menghadapi tantangan besar berupa sampah kiriman, terutama saat cuaca ekstrem. Namun di balik tantangan itu, lahir kekuatan kolaborasi. Kita mungkin tidak tahu dari mana sampah itu datang. Tapi kita tahu, kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Inilah wujud gotong royong Buleleng," ucap Sutjidra. 

Ia juga menegaskan aksi ini akan dijalankan secara berkelanjutan, termasuk kegiatan rutin setiap Jumat oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama masyarakat di wilayah binaan.

Budaya Bebas Sampah

Gerakan Bali Bebas Sampah di Buleleng membuktikan bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, perubahan bukan lagi wacana, melainkan kenyataan.

Gerakan ini, kata Sutjidra, harus dijadikan budaya untuk menjaga kelestarian laut di masa depan.

"Gerakan ini harus menjadi budaya. Pantai yang bersih bukan hanya untuk pariwisata, tetapi untuk anak cucu kita. Kita jaga laut, laut menjaga kita.” tegasnya.

Ketua Panitia Gerakan Bali Bebas Sampah I Gede Putra Aryana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat, serta seluruh elemen pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, gerakan ini sebagai upaya pengurangan timbulan sampah plastik di semua kawasan khususnya pesisir pantai, sekaligus menjaga keindahan dan kelestarian alam pantai sebagai destinasi wisata dan ruang publik di Kabupaten Buleleng.

"Pengumpulan dan pemilahan sampah organik dan anorganik, terutama plastik yang mendominasi kawasan pesisir. Sampah yang terkumpul diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup menuju TPA Bengkala untuk pengelolaan lanjutan," ucapnya.

Libatkan Berbagai Pihak

Selain di pesisir pantai, sebanyak 148 desa se-Kabupaten Buleleng juga menggelar aksi serentak di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan ini turut pula melibatkan Forkopimda, DPRD, TNI/Polri, Kejaksaan, Pengadilan, OPD, BUMD, camat, lurah, perbekel, komunitas lingkungan, mahasiswa, pelajar, pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat umum.

Menurut Sutjidra, kegiatan ini lebih dari sekadar bersih-bersih, melainkan untuk menguatkan komitmen Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), yakni memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah dan lingkungan masing-masing.

Dimulai dari lingkungan masing-masing, ia berharap aksi ini dapat meluas secara nasional, sehingga program ASRI dapat diwujudkan secara optimal.

Aksi ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga pada pemilahan sampah organik dan anorganik seperti plastik yang mendominasi di pesisir pantai.

Kegiatan ini mendorong masyarakat untuk memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah dan lingkungan masing-masing yang penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6