Wamenhaj Siapkan Skema Keberangkatan Umrah Lewat Asrama Haji

Pemerintah tengah merancang skema keberangkatan jemaah umrah melalui asrama haji sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi haji.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 01:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah siapkan skema baru keberangkatan umrah melalui asrama haji.
  • Tujuannya hindari antrean bandara dan optimalkan asrama haji yang belum maksimal.
  • Kebijakan ini arahan Presiden Prabowo untuk perkuat ekosistem ekonomi haji.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan skema keberangkatan jemaah umrah melalui asrama haji

Menurutnya, kebijakan tersebut arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. 

“Presiden meminta kita supaya bisa mendukung ekosistem ekonomi haji ini untuk memperkuat nasional flight kita. Bagaimana caranya? Akhirnya kami sekarang sedang merancang supaya jemaah umrah nanti berangkat dari asrama haji,” kata Dahnil dalam konferensi rapat Baleg DPR, Kamis (12/2/2025).

Dia menyebut, dengan adanya skema tersebut maka jemaah akan menyelesaikan seluruh proses sebelum terbang, mulai dari check in hingga tahapan akhir, langsung di asrama haji, sehingga antrean panjang di bandara diharapkan bisa dihindari.

“Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan. Misalnya jemaah umrah nanti check in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji. Jadi tidak ada penumpukan di bandara, mereka ke sana langsung berangkat, langsung boarding,” ujarnya.

Selain itu, Dahnil kebijakan ini juga menjadi upaya optimalisasi  asrama haji yang selama ini dinilai belum maksimal. Mengingat, banyak asrama haji memiliki lahan luas namun belum dikelola maksimal.

“Asrama haji yang rata-rata luasnya itu misalnya di Medan 14 hektar, di Pondok Gede 15 hektar. Rata-rata asrama haji itu besarannya paling kecil di provinsi, misalnya di daerah timur, sekitar 4 hektar. Tapi pemberdayaannya itu tidak maksimal,” ungkapnya.

 

Asrama Haji Dikembangkan

Menurut Dahlil, Presiden Prabowo sudah sering meminta agar asrama haji dikembangkan menjadi pusat ekonomi haji, termasuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mengingat jumlah jemaah umrah sangat besar.

“Jemaah umrah setahun sekarang itu 2,6 juta orang, itu data Dubes Saudi. Data Kementerian Agama sebelumnya 1,6,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6