Penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Depok masih bermasalah. Dua warga ber-KTP Jawa Tengah, tertangkap basah mengantre BLSM di kantor pos Depok oleh tim pemantau Kementerian Sosial.
Keduanya yakni Karyuni dan Siti. Mereka diketahui merupakan warga asal Jawa Tengah dan tinggal di Depok. Mereka tidak mengerti kenapa bisa dapat kartu KPS.
Tayangan Liputan6 SCTV, Senin (1/7/2013), kedua warga ini diketahui tengah mencairkan dana BLSM. Keduanya tertangkap petugas dari Kemensos yang sedang melakukan razia dan pemantauan penyaluran.
Pihak kantor pos dan tim Kemensos memberikan kelonggaran kepada mereka. Dana BLSM dapat dicairkan warga pendatang jika mereka memiliki surat keterangan domisili.
Pakai Perhiasan Antre BLSM
Pencairan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), dilakukan serentak di seluruh wilayah kota dan kabupaten di Bima, NTB. Pembagian dilakukan di sejumlah kantor pos dan kantor desa.
Sebanyak 9 ribu Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dengan nilai total Rp 2,74 miliar lebih akan didistribusikan di wilayah kota Bima. Sementara untuk wilayah kabupaten Bima akan dicairkan sebanyak 38.742 kartu perlindungan sosial dengan nilai total Rp 11.62 miliar lebih.
Salah satu lokasi yang mencairkan dana BLSM ini adalah kantor pos Tolomundu, di kota Bima. Namun ironisnya, warga yang mengantre justru terlihat dari kalangan warga mampu. Dengan pakaian modis dan sebagian di antaranya mengenakan kalung dan gelang emas serta membawa handphone.
Menurut kepala kantor pos bima, pihaknya tidak mengetahui terkait data para penerima BLSM yang didominasi kaum muda dan sejumlah warga yang terlihat bukan dari kalangan tidak mampu. Pihaknya hanya menyalurkan dana sesuai data yang ada. (Sul/Sss)
Keduanya yakni Karyuni dan Siti. Mereka diketahui merupakan warga asal Jawa Tengah dan tinggal di Depok. Mereka tidak mengerti kenapa bisa dapat kartu KPS.
Tayangan Liputan6 SCTV, Senin (1/7/2013), kedua warga ini diketahui tengah mencairkan dana BLSM. Keduanya tertangkap petugas dari Kemensos yang sedang melakukan razia dan pemantauan penyaluran.
Pihak kantor pos dan tim Kemensos memberikan kelonggaran kepada mereka. Dana BLSM dapat dicairkan warga pendatang jika mereka memiliki surat keterangan domisili.
Pakai Perhiasan Antre BLSM
Pencairan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), dilakukan serentak di seluruh wilayah kota dan kabupaten di Bima, NTB. Pembagian dilakukan di sejumlah kantor pos dan kantor desa.
Sebanyak 9 ribu Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dengan nilai total Rp 2,74 miliar lebih akan didistribusikan di wilayah kota Bima. Sementara untuk wilayah kabupaten Bima akan dicairkan sebanyak 38.742 kartu perlindungan sosial dengan nilai total Rp 11.62 miliar lebih.
Salah satu lokasi yang mencairkan dana BLSM ini adalah kantor pos Tolomundu, di kota Bima. Namun ironisnya, warga yang mengantre justru terlihat dari kalangan warga mampu. Dengan pakaian modis dan sebagian di antaranya mengenakan kalung dan gelang emas serta membawa handphone.
Menurut kepala kantor pos bima, pihaknya tidak mengetahui terkait data para penerima BLSM yang didominasi kaum muda dan sejumlah warga yang terlihat bukan dari kalangan tidak mampu. Pihaknya hanya menyalurkan dana sesuai data yang ada. (Sul/Sss)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/46437/original/blsm-130701b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287948/original/075704800_1783254081-AP26185782516118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287278/original/006462200_1783206952-pra7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245839/original/084355000_1749414399-lamine_yamal_bernardo_silva_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_michael_probst.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264240/original/068596200_1782101163-tunisia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)