Suasana Haru Iringi Pemakaman Pilot ATR 42-500 Kapten Andy di Tigaraksa Tangerang

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Diterbitkan 25 Januari 2026, 17:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapten Andy Dahananto, pilot ATR 42-500, dimakamkan di TPU Ranca Sadang.
  • Prosesi pemakaman berlangsung haru dan khidmat dihadiri keluarga serta PSDKP.
  • Keluarga berterima kasih atas upaya pemerintah dalam pencarian dan penghormatan.

Liputan6.com, Jakarta - Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Suasana khidmat terasa sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka hingga tiba di liang lahat.

Jenazah Kapten Andy dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang lokasinya tak jauh dari kediaman keluarga. Seluruh keluarga besar tampak mengiringi prosesi pemakaman hingga selesai, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Sejumlah regu dari tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengiringi proses pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Kapten Andy ke peristirahatan terakhir, setelah gugur dalam melaksanakan tugas.

Prosesi upacara pemakaman ini dipimpin langsung Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01, Manuel, yang dilanjutkan penyerahan jenazah oleh pihak keluarga korban.

Lalu, setelah rangkaian penyerahan, tim regu PSDKP kemudian membawa peti jenazah ke liang lahat yang selanjutnya diberikan penghormatan terakhir terhadap almarhum.

Disamping itu, keluarga yang terdiri dari istri dan kedua anak, hingga adik kandung kapten Andy, melantunkan doa. Seketika isak tangis pecah, mengiringi peti jenazah turun ke liang lahat.

Sebagai rangkaian akhir pemakaman, Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01 menandai dengan penamburan bunga yang dilanjutkan oleh pihak keluarga korban.

 

Keluarga Sampaikan Terima Kasih

Adik Ipar Kapten Andy Dahananto, Agus Mahardiyanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas penghargaan dan upaya pencarian jenazah korban sampai ditemukan. Keluarga juga, meminta maaf bila selama masa hidup almarhum terdapat kesalahan, baik disengaja ataupun tanpa sadari.

"Saya mewakili keluarga mengucapkan apresiasi atas upaya dan penghargaan pemerintah kepada almarhum sampai dengan pengembalian dan pengantaran terus dikawal," kata Agus.

Seperti diketahui, sebelum dikembalikan ke rumah duka, jenazah kapten Andy diterbangkan dari Makassar pada pukul 21.30 WIT menuju Jakarta, lalu tiba melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, pada Sabtu malam, 24 Januari 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6