Ibu dan Balita Yang Rumahnya Ambruk dan Terseret Air Bah di Tabanan Ditemukan

Tim gabungan berhasil menemukan ibu dan anak balita yang hanyut terseret arus, imbas rumahnya ambruk tertimpa senderan pondasi akibat luapan air bah di aliran Sungai Subak Jemanik, Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Diterbitkan 22 Januari 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ibu dan anak balita hanyut akibat rumah ambruk diterjang luapan air sungai.
  • Bayi perempuan ditemukan terdampar di Pantai Batu Belig, diidentifikasi keluarga.
  • Ibu ditemukan di Sungai Yeh G, operasi pencarian resmi dihentikan.

Liputan6.com, Jakarta - Tim gabungan berhasil menemukan ibu dan anak balita yang hanyut terseret arus, imbas rumahnya ambruk tertimpa senderan pondasi akibat luapan air bah di aliran Sungai Subak Jemanik, Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Proses pencarian pun resmi dihentikan, Kamis (22/1/2026).

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma menjelaskan, bayi perempuan lebih dulu ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita dalam kondisi terdampar di Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Setelah dilakukan koordinasi lintas wilayah, jenazah balita tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Hasil pengecekan, keluarga memastikan bayi tersebut adalah Audrey Natania Banafanu yang sebelumnya dilaporkan hanyut bersama ibunya akibat banjir dan luapan sungai.

"Identifikasi dilakukan berdasarkan ciri fisik yang dikenali langsung oleh saksi-saksi keluarga dan orang terdekat korban," ucap dia.

 

Jenazah Ibu Ditemukan Siang

Dia mengatakan, pihak keluarga telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas, serta mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah bayi tersebut.

Sementara itu, pencarian terhadap ibu korban terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas Bali, SAR Polda Bali, Polairud Polres Tabanan, BPBD, PMI, TNI, Polri, serta masyarakat. Penyisiran dilakukan dari hulu sungai hingga ke muara.

"Pencarian dibagi ke dalam dua regu yang menyisir aliran sungai dari titik awal hingga muara," ucap dia.

Sekitar pukul 14.00 Wita, warga melaporkan adanya penemuan mayat perempuan di aliran Sungai Yeh G, Banjar Kauripan Kaja, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

"Jenazah tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke Rumah Sakit Singgasana Nyitdah Tabanan," ucap dia.

 

Operasi Pencarian Selesai

Dia mengatakan, setelah diperlihatkan kepada keluarga, jenazah tersebut diduga kuat merupakan ibu dari si bayi

"Pada pukul 15.00 Wita, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan konsolidasi di Setra Adat Kauripan Kaja yang dipimpin langsung Kepala Kantor Basarnas Bali," ujar dia.

Dengan ditemukannya kedua korban, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan konsolidasi pada pukul 15.00 Wita dan operasi pencarian dinyatakan selesai.

"Jenazah bayi dititipkan di RS Sanglah Denpasar dan jenazah ibu di RS Singgasana Nyitdah Tabanan untuk penanganan selanjutnya. Dan pihak keluarga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan serta dedikasi serta jerih payah tim gabungan dalam mencari keberadaan jasad ibu dan anak tersebut," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6