Rekrut Atlet SEA Games Dinilai Jadi Langkah Strategis Polri Perkuat SDM

Rekrutmen tersebut tidak hanya menawarkan jalur karier alternatif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk melanjutkan kontribusi mereka kepada negara dalam bentuk pengabdian sebagai abdi negara.

Diterbitkan 20 Januari 2026, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri tawarkan atlet SEA Games jadi polisi, dinilai langkah strategis perkuat institusi.
  • Atlet membawa nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang yang selaras dengan nilai kepolisian.
  • Kebijakan ini menunjukkan komitmen Polri rekrut individu berintegritas dan berprestasi.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menawarkan atlet SEA Games Indonesia menjadi anggota kepolisian. Merespons hal itu, Analis Hukum dan Politik, Boni Hargens menilai tindakan tersebut menjadi langkah inisiatif strategis dalam memperkuat institusi penegak hukum melalui rekrutmen talenta terbaik.

"Antusiasme yang ditunjukkan oleh 101 atlet SEA Games terhadap tawaran Kapolri mencerminkan kepercayaan tinggi para atlet terhadap institusi kepolisian sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Boni Hargens dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2026).

Boni menambahkan, program rekrutmen tersebut diketahui tidak hanya menawarkan jalur karier alternatif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk melanjutkan kontribusi mereka kepada negara dalam bentuk pengabdian sebagai abdi negara.

"Para atlet telah mengharumkan nama Indonesia di kancah regional ini membawa nilai-nilai penting seperti sportivitas, ketahanan mental, disiplin tinggi, dan semangat juang yang telah teruji dalam kompetisi internasional. Karakteristik-karakteristik ini, lanjut dia, sangat selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat," jelas Boni.

Boni meyakini, terobosan Kapolri Jenderal Listyo Sigit bukan sekadar kebijakan rekrutmen biasa, melainkan mencerminkan komitmen moral terhadap pembangunan institusi yang lebih kuat dan profesional.

"Kebijakan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mengidentifikasi dan merekrut individu-individu dengan integritas, dedikasi, dan prestasi yang telah terbukti," yakin Boni.

 

Kumpulkan Talenta Muda Potensial

Boni pun optimistis, implementasi program tersebut mendemonstrasikan kesungguhan aksi Polri dalam mentransformasi visi menjadi tindakan nyata. Selain itu, rekrutmen juga menjadi langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial.

"Dengan pendekatan yang tepat, inisiatif dapat menjadi model terobosan dalam pengembangan SDM institusi pemerintah lainnya, menunjukkan bahwa prestasi dan dedikasi harus menjadi kriteria utama dalam membangun institusi negara yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat," dia menandasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6