Komisi I Dorong Kesiapsiagaan dan Opsi Evakuasi WNI di Iran

Diketahui, WNI terutama pelajar dan mahasiswa di kota seperti Qom dan Isfahan belum dievakuasi lantaran berada di wilayah yang relatif aman.

Diterbitkan 16 Januari 2026, 15:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Nurul Arifin dorong pemerintah perkuat perlindungan WNI di Iran.
  • Kemlu diapresiasi, namun diminta tingkatkan kesiagaan dan evakuasi cepat.
  • Keselamatan WNI prioritas mutlak, pemerintah harus siapkan alternatif.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, mendorong pemerintah Indonesia untuk memperkuat perlindungan WNI di Iran.

"Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan Kemlu RI dan Kedutaan Besar RI di Teheran dalam memantau kondisi WNI yang berada di sana, sekaligus menyiapkan berbagai skenario pengamanan," kata Nurul Arifin dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Diketahui, WNI terutama pelajar dan mahasiswa di kota seperti Qom dan Isfahan belum dievakuasi lantaran berada di wilayah yang relatif aman.

Meski demikian, Nurul meminta pemerintah memperkuat perlimdungan untk keselamatan WNI di Iran termasuk kemungkinan evakuasi cepat.

"Kita mendorong Kemlu RI untuk memperluas jaringan komunikasi, meningkatkan kesiagaan lewat jalur darurat, serta menyiapkan kemungkinan evakuasi cepat apabila informasi di lapangan menunjukkan risiko yang signifikan," ujarnya.

 

Kontingensi

Nurul mendukung langkah Kemlu RI yang telah menetapkan rencana kontingensi WNI dan untuk selalu mengedepankan keselamatan WNI.

"Ini menunjukan bahwa pemerintah bertindak dengan pendekatan yang terukur namun tetap tegas dalam memastikan keselamatan warga negara kita di luar negeri," tegasnya

"Kita menghormati kedaulatan Iran, namun dalam keadaan apapun keselamatan WNI menjadi prioritas mutlak. Pemerintah harus siap dengan segala alternatif kebijakan untuk memastikan hal itu," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6