Universitas Pertanian Nanjing Perkenalkan Sinong, Model AI Baru untuk Sektor Pertanian

Nanjing Agricultural University (NAU) meluncurkan Sinong, model AI Open Source yang dirancang untuk mendukung riset dan inovasi pertanian di China.

Diterbitkan 18 Januari 2026, 23:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • NAU meluncurkan Sinong, LLM pertanian open-source, untuk transformasi pertanian China.
  • Sinong dilatih dengan dataset pertanian luas, termasuk ribuan buku dan artikel akademik.
  • Pendekatan komprehensif NAU tingkatkan akurasi Sinong, mendorong inovasi AI pertanian.

Liputan6.com, Jakarta - Universitas Pertanian Nanjing (Nanjing Agricultural University/NAU) di China memperkenalkan Sinong, sebuah model bahasa besar (large languange model/LLM) vertikal berbasis sumber terbuka (open source)  yang difokuskan pada sektor pertanian.

Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dasar sekaligus penerapannya secara langsung untuk bidang pertanian di China.

Seperti dilaporkan oleh Science and Technologi Daily, kehadiran Sinong ini mencerminkan kemanjuan signifikan dalam pemanfaatn AI untuk mendukung transformasi pertanian modern di China.

Model itu dilatih menggunakan kumpulan data (dataset) pertanian yang luas dann terstruktur. dataset tersebut mencakup beragam bidang, mulai dari pertanian cerdas, holtikultura, sumber daya dan lingkungan, ekonomi dan manajemen pertanian, ilmu hewan, kedokteran hewan, pemuliaan tanaman, dan perlindungan tanaman.

Nama Sinong sendiri diambil dari sebutan pejabat kuno China yang bertanggungjawab atas urusan pertanian dan keuangan, mengintegrasikan konten hampir dari 9.000 buku, lebih dari 240.000 artikel akademik, sekitar 20.000 dokumen kebijakan dan standar,  dan pengetahuan  berbasis web yang ekstensif.

NAU Terapkan Pendekatan Komprehensif Tingkatkan Akurasi LLM Pertanian

Untuk mengatasi persoalan umum pada LLM, seperti kecenderungan menghasilkan informasi keliru (halusinasi) dan obsolesensi pengetahuan, tim NAU menerapkan pendekatann teknis yang komprehensif.

Selain metode penyempurnaan (fine-tuning) intruksi konvensional, pelatihan Sinong juga memanfaatkan data multidimensi, termasuk rantai (chain of thought) dan referensi kontekstual.

Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan pemahaman dan generatif model tersebut untuk pengetahuan pertanian profesional. Saat ini, Sinong telah dirilis sepenuhnya bersifat open source dan dapat diakses melalui berbagai platform, seperti ModelScope dan GitHub.

NAU menyatakan bahwa strategi sumber terbuka ini bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam penerapan AI di bidang pertanian.

Dengan ini, institut penelitian, perusahaan, dan pengembang dapat  melakukan pengembangan lanjutan dan inovasi berbasis Sinong, sekaligus mendorong ekosistem kolaboratif untuk solusi pertanian cerdas

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6