Mangkrak 5 Tahun Imbas Covid, Pramono Resmikan Pasar Kombongan Kemayoran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Pasar Kombongan yang berlokasi di Jalan Bungur Besar, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026). Pasar itu rampung direvitalisasi setelah hampir lima tahun mangkrak karena pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Diterbitkan 06 Januari 2026, 11:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI meresmikan Pasar Kombongan setelah 5 tahun mangkrak akibat pandemi.
  • Pasar Kombongan direvitalisasi, dilengkapi fasilitas modern dan pembayaran QRIS.
  • Pasar ini pakai panel surya, hemat listrik 40%, dan bersertifikat laik fungsi.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Pasar Kombongan yang berlokasi di Jalan Bungur Besar, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026). Pasar itu rampung direvitalisasi setelah hampir lima tahun mangkrak karena pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

“Ada 153 pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya, bukan jumlah yang sedikit. Karena saya diminta membuka Pasar Kombongan yang dulu mangkrak lama sekali hampir 5 tahun,” kata Pramono.

Pramono berpesan agar para pedagang di Pasar Kombongan bisa menjaga kebersihan lingkungan pasar. Dia berharap, pedagang juga nyaman melakukan transaksi nontunai dengan pedagang melalui QRIS.

“Saya berpesan mudah-mudahan kebersihan dijaga betul. Dan apalagi sekarang sudah pakai digitalisasi, pakai QRIS. Saya berharap betul pasar ini menjadi pasar yang bersih,” ucap dia.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan bangunan pasar berdiri di atas lahan seluas lebih kurang 2.664 meter persegi dan terdiri dari dua lantai.

Dapat Sertifikat Laik Fungsi

Selain itu, Pasar Kombongan Jakarta Pusat telah memperoleh Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai Nomor SK-SLF 317104 (cek lagi) tanggal 18 November 2025.

“Dan luas lantai bangunan seluas 1.888 meter persegi,” kata Agus.

Ia menyebut, pada lantai dasar pasar terdapat 71 kios dan 50 los. Sedangkan di lantai 1 pasar terdapat 50 kios. Pasar juga dilengkapi fasilitas yang meliputi, mushola, toilet umum, toilet disabilitas, jaringan air PAM, ruang laktasi, area parkir mobil dan motor, hingga kamera pengawas (CCTV).

“Selain itu, Pasar Kombongan telah dilengkapi panel surya sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan sekaligus membantu efisiensi penggunaan listrik. Mohon izin Pak Gubernur, ini menghemat listrik kita hampir 40 persen,” ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6