Perayaan Tahun Baru 2026, Taman Mini Tiadakan Pesta Kembang Api karena Alasan Ini

Tahun baru 2026 dibuka dengan sejumlah bencana alam yang melanda banyak daerah di Indonesia.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 20:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TMII batalkan pesta kembang api tahun baru 2026 hormati korban bencana.
  • TMII ganti dengan doa bersama, lilin, dan penggalangan dana.
  • Ancol donasikan 10% tiket untuk korban bencana Sumatra.

Liputan6.com, Jakarta - Pesta kembang api identik dengan momen pergantian tahun. Tetapi khusus tahun ini, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memastikan tidak ada pesta kembang api saat perayaan malam tahun baru 2026.

"Menjelang pergantian tahun, Natal dan Tahun Baru bukan sekadar perayaan, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan dan menumbuhkan harapan baru," kata Stakeholder Relation Dept Head TMII, Ken Elsa saat dihubungi.

Elsa menegaskan, kebijakan ini sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

"Sebagai gantinya, momen penuh makna tetap kami hadirkan di TMI melalui rangkaian kegiatan reflektif bersama Sorak Sorai Fest, yang meliputi doa bersama seribu lilin serta penggalangan dana melalui kitabisa.com, yang seluruhnya akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit," tegasnya.

Ancol Donasikan 10% Hasil Penjualan Tiket Masuk

Terpisah, Ancol akan mendonasikan 10% hasil penjualan tiket masuk orang baik yang dibeli loket secara langsung atau lewat aplikasi untuk membantu pemulihan korban bencana di Aceh-Sumatra.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto mengatakan, komitmen ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

"Sebagai salah BUMD milik Pemprov DKI Jakarta, Ancol ingin hadir bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan saling membantu," kata Winarto dalam keterangannya, Selasa (30/12).

Winarto menambahkan, kepedulian sosial yang dilakukannya merupakan nilai yang melekat dalam setiap langkah perusahaan.

"Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama berbagi dan menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra,” sambungnya.

Donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan terpercaya. Diharapkan, bantuan yang diberikan bisa dipakai untuk kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

"Melalui inisiatif ini, setiap tiket yang dibeli pada tanggal 31 Desember 2025 tidak hanya untuk menikmati Konser Gempita SCTV bersama Dewa 19, Drone Light Show di Pantai Lagoon dan Konser Dangdut di pantai Festival, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan harapan bagi mereka yang terdampak bencana," tegasnya.

"Mari rayakan malam pergantian tahun sambil berbagi dan peduli untuk sesama!" tambahnya.

Reporter: Nur Habibie/merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6