Menkomdigi Tinjau BTS di Aceh Tamiang, Jaringan Telekomunikasi Hampir Pulih

Menkomdigi Meutya Hafid melakukan pengecekan langsung proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana banjir.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 11:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menkomdigi meninjau pemulihan BTS terdampak banjir di Aceh Tamiang.
  • Jaringan telekomunikasi pulih 95%, namun beberapa titik masih terkendala listrik.
  • Kemkomdigi menyalurkan bantuan air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meninjau proses pengoperasian kembali Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak banjir di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Akses komunikasi warga disebut berangsur pulih sejalan dengan jaringan telekomunikasi yang sudah aktif. Kini warga bisa kembali mengabari keluarga, mengakses informasi, dan mengurus kebutuhan dasar.

Menkomdigi mengatakan, progres pemulihan jaringan di wilayah terdampak telah melampaui 95 persen. Namun di beberapa titik seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.

“Pemulihan jaringan tergantung ketersediaan pasokan listrik. Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat pemulihannya,” jelas Meutya.

 

Selain terus mengawal pemulihan konektivitas, Kementerian Komunikasi dan Digital juga memberikan bantuan 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter dan dikirim ke wilayah yang sumber airnya tercemar banjir. Proses distribusi pun dilakukan bertahap selama sepekan.

“Hari ini kami berangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi dan mitra. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita yang ada di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang,” ujar Meutya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, warga juga menerima bantuan obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Alat berat dan sumur bor turut disiapkan untuk membersihkan lumpur dan memulihkan lingkungan permukiman. Bantuan ini hasil dari kolaborasi Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6