Pulihkan Layanan Kesehatan di Aceh, Pemerintah Kirim Genset 250 KWH ke RS Takengon

Teddy menyampaikan bahwa pemerintah melalui PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan dan jalur transportasi darat.

Diterbitkan 07 Desember 2025, 05:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Genset 250 KWH dikirim ke RS Takengon via helikopter BNPB untuk layanan vital.
  • Akses darat Takengon terputus akibat bencana, butuh percepatan pemulihan infrastruktur.
  • Presiden Prabowo perintahkan listrik pulih di wilayah terdampak paling lambat 7 Des 2025.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengirimkan genset listrik berkapasitas 250 KWH diangkut menuju Rumah Sakit di Takengon, Aceh Tengah untuk mempercepat pemulihan layanan vital di wilayah terdampak bencana banjir, Sabtu (6/12/2025). Genset dikirim menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Sabtu 6 Desember 2025, melalui helikopter BNPB, telah diangkut Genset listrik 250 KWH untuk Rumah Sakit di Aceh Tengah, Takengon," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran persnya, Minggu (7/12/2025).

Dia menjelaskan bahwa Takengon merupakan salah satu wilayah yang akses daratnya belum sepenuhnya pulih.

"Takengon, Aceh Tengah, adalah salah satu kabupaten yang jalan daratnya terputus akibat longsor dan jembatan putus di berbagai jalur," katanya

Teddy menyampaikan bahwa pemerintah melalui PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan dan jalur transportasi darat. Upaya tersebut dilakukan secara simultan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat kembali terpenuhi.

"PLN dan Kementerian PU terus memperbaiki seluruh gardu listrik dan terus memberikan pasokan listrik serta membuka jalur darat secepat mungkin," tutur Teddy.

Pengangkutan genset ini diharapkan dapat memperkuat operasional rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak dan membutuhkan penanganan segera.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemulihan di seluruh wilayah terdampak bencana melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga.

Prabowo Perintahkan Listrik Masuk Wilayah Banjir Sumatra Paling Lambat 7 Desember

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memastikan sambungan listrik kembali masuk ke daerah-daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat paling lambat Minggu (7/12) malam.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan perintah itu diberikan oleh Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dan kepala lembaga di kediaman pribadi Presiden, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Di Sumatera Barat aliran listrik sudah hampir menyala seluruhnya, sementara di Sumatera Utara masih ada beberapa titik, seperti di Langkat dan Tapanuli, yang listriknya belum menyala. Demikian juga di beberapa wilayah di Aceh. Presiden pun memerintahkan paling lambat besok malam, listrik harus sudah menyala seluruhnya," kata Seskab Teddy dilansir Antara, Sabtu malam (6/12/2025).

Presiden Prabowo juga memerintahkan jalan darat menuju wilayah-wilayah terdampak banjir bandang dan longsor harus segera pulih.

"Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh akses jalan darat di wilayah terdampak bencana harus segera dipulihkan, jembatan sementara bisa segera jadi, dan listrik harus segera menyala seluruhnya. Selain itu, pasokan BBM harus tersedia cepat, dan kebutuhan logistik harus tercukupi, jangan sampai kurang," ujar Seskab Teddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6