Top 3 News: Menhut Raja Juli Respons Desakan Mundur Buntut Banjir Sumatera

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengaku siap dievakuasi Presiden Prabowo Subianto, buntut terjadinya bencana banjir dan longsor di Sumatera, yang diduga akibat kerusakan lingkungan dan hutan. Itulah top 3 news hari ini.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengaku siap dievakuasi Presiden Prabowo Subianto, buntut terjadinya bencana banjir dan longsor di Sumatera, yang diduga akibat kerusakan lingkungan dan hutan. Itulah top 3 news hari ini.

Hal itu disampaikan Raja Juli menanggapi desakan mundur dari publik pasca bencana banjir bandang melanda Sumatera. Raja Juli menilai, adanya desakan mundur di media sosial merupakan aspirasi dan keluhan yang harus didengarkan.

Namun, Raja menyebut jabatan menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden. Selain itu, Raja mengungkapkan segera Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas penjagaan hutan bersama.

Sementara itu, longsor yang terjadi di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) memunculkan sorotan serius terkait kondisi lingkungan dan praktik pengelolaan hutan di wilayah tersebut.

Setelah bencana, banyak kayu gelondongan besar dan kecil berserakan di lokasi, yang memunculkan pertanyaan apakah kayu tersebut merupakan hasil tebangan manusia atau tumbang alami akibat kejadian alam.

Menanggapi hal ini, Ahli Kebijakan Hutan dari IPB University Prof Dodik Ridho Nurochmat menjelaskan, kayu-kayu yang terlihat kemungkinan merupakan campuran dari kedua faktor tersebut.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merespons ajakan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaiman Iskandar atau Cak Imin untuk tobat nasuha terkait banjir Sumatera. Bahlil membalasnya dengan meminta Cak Imin untuk tobat nasuha.

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan semua pihak harus saling mengevaluasi diri. Bahlil menegaskan sebagai anggota kabinet, dirinya hanya dapat mengikuti perintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menyampaikan dirinya fokus bekerja untuk rakyat dan menjalankan arahan Presiden Prabowo. Dia juga terjun ke lokasi bencana di Sumatera untuk menangani dampak banjir yang berkaitan dengan listrik hingga BBM.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis 4 Desember 2025:

1. Menhut Raja Juli Respons Desakan Mundur Buntut Banjir Sumatra

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, mengaku siap dievakuasi Presiden Prabowo Subianto, buntut terjadinya bencana banjir dan longsor di Sumatra, yang diduga akibat kerusakan lingkungan dan hutan.

Hal itu disampaikan Raja Juli menanggapi desakan mundur dari publik pasca bencana banjir bandang melanda Sumatera.

"Saya yakin ya namanya kekuasaan itu milik Allah dan itu hak prerogatif Presiden. Jadi saya siap dievaluasi," ujar Raja Juli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 4 Desember 2025.

Raja Juli menilai, adanya desakan mundur di media sosial merupakan aspirasi dan keluhan yang harus didengarkan.

 

Selengkapnya...

2. Temuan Kayu Gelondongan di Lokasi Longsor Sumut, Pakar IPB Ungkap Dugaan Penyebab

Longsor yang terjadi di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) memunculkan sorotan serius terkait kondisi lingkungan dan praktik pengelolaan hutan di wilayah tersebut.

Setelah bencana, banyak kayu gelondongan besar dan kecil berserakan di lokasi, yang memunculkan pertanyaan apakah kayu tersebut merupakan hasil tebangan manusia atau tumbang alami akibat kejadian alam. 

Menanggapi hal ini, Ahli Kebijakan Hutan dari IPB University Prof Dodik Ridho Nurochmat menjelaskan, kayu-kayu yang terlihat kemungkinan merupakan campuran dari kedua faktor tersebut.

"Dari gambar terlihat potongan kayu berukuran kecil dan besar. Tapi tidak bisa dilihat secara detail apakah potongannya rapi atau akibat tumbang alami," ujar Dodik, melansir laman resmi IPB www.ipb.ac.id, Kamis 4 Desember 2025.

 

Selengkapnya...

3. Bahlil Balas Cak Imin: Dia Juga Pertobatan Nasuha lah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merespons ajakan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaiman Iskandar atau Cak Imin untuk tobat nasuha terkait banjir Sumatera. Bahlil membalasnya dengan meminta Cak Imin untuk tobat nasuha.

"Kalau pertobatan nasuha, Cak Imin juga pertobatan nasuha-lah, semuanya ya. Oke ya," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 4 Desember 2025.

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan semua pihak harus saling mengevaluasi diri. Bahlil menegaskan sebagai anggota kabinet, dirinya hanya dapat mengikuti perintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Semua kita semua harus apa ya... Ya evaluasi diri, ya. Kalau saya, kan Presiden saya kan Pak Presiden Prabowo. Yang bisa di kabinet, yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo," ucap Bahlil.

 

Selengkapnya...

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6